Imigrasi Jayapura Terkendala Layani Papua Pegunungan

  • 22 Jul 2026 05:46 WIB
  •  Jayapura
Poin Utama
  • Kantor Imigrasi Jayapura masih mengalami kendala dalam memberikan layanan keimigrasian di wilayah Papua Pegunungan karena faktor keamanan, kondisi geografis, dan keterbatasan jaringan internet.
  • Wilayah kerja Kantor Imigrasi Jayapura mencakup dua provinsi yaitu Papua dan Papua Pegunungan dengan jangkauan pelayanan di 12 kabupaten/kota.
  • Keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis menjadi hambatan utama dalam memperluas jangkauan layanan keimigrasian di daerah terpencil.

RRI.CO.ID, Jayapura – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura masih menghadapi kendala dalam memberikan layanan keimigrasian di Papua Pegunungan. Faktor keamanan, geografis, dan jaringan internet membatasi jangkauan pelayanan.

Wilayah kerja Kantor Imigrasi Jayapura mencakup dua provinsi, yakni Papua dan Papua Pegunungan. Total terdapat 12 kabupaten/kota yang menjadi wilayah pelayanan keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura, Ben Yuda Karubaba, mengatakan pelayanan di Papua Pegunungan baru menjangkau Kabupaten Jayawijaya. Layanan paspor di Wamena dilaksanakan secara berkala setiap tahun.

“Yang baru bisa kami jangkau cuma Wamena,” kata Ben Yuda, Selasa, 21 Juli 2026. “Pelayanan paspor di sana kami lakukan sekitar empat kali setiap tahun.”

Menurut Ben Yuda, kondisi keamanan menjadi salah satu pertimbangan dalam memperluas pelayanan. Selain itu, keterbatasan infrastruktur turut memengaruhi pelaksanaan layanan keimigrasian.

“Kendalanya kondisi keamanan dan jangkauan wilayah,” ujarnya. “Kami juga membutuhkan fasilitas pendukung seperti jaringan internet.”

Ia mengatakan koneksi internet di Wamena pun belum sepenuhnya stabil. Kondisi itu menjadi tantangan karena pelayanan keimigrasian menggunakan sistem berbasis elektronik.

“Di Wamena saja internet timbul tenggelam,” katanya. “Apalagi kalau berbicara Yahukimo dan daerah lainnya.”

Selain Papua Pegunungan, tidak seluruh wilayah di Provinsi Papua dapat dijangkau secara optimal. Mamberamo Raya masih menjadi daerah yang sulit dilayani karena kondisi geografis dan faktor keamanan.

“Untuk Mamberamo Raya kami juga belum bisa menjangkau,” ujar Ben Yuda. “Kondisi geografis dan keamanannya sangat berisiko bagi petugas.”

Meski demikian, Ben Yuda memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas. Imigrasi Jayapura akan terus memperluas jangkauan layanan sesuai kondisi keamanan dan kesiapan infrastruktur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....