Satgas ODC Berhasil Lumpuhkan KKB di Yahukimo, Tiga Senjata Api Diamankan
- 20 Jul 2026 11:20 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue di kawasan Logpon KM 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Jumat (17/7/2026).
Operasi yang melibatkan personel Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Yahukimo, dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Sat Brimobda Papua itu dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi mengenai keberadaan kelompok yang dipimpin DPO Ronal Heluka.
Dalam operasi tersebut, petugas mendapat perlawanan dari kelompok bersenjata sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai ketentuan hukum. Tiga anggota KKB dilaporkan meninggal dunia dan diidentifikasi sebagai Roni Rubis, Kumis Passae, serta Orgenes Bayage.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
"Operasi ini dilaksanakan berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh petugas di lapangan. Seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Barang bukti yang berhasil diamankan akan menjadi bagian penting dalam proses penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata tersebut secara menyeluruh," kata Faizal.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu peredam senjata, satu unit handy talky (HT), tujuh telepon genggam, dua kapak, dua senjata tajam, serta sejumlah barang bukti lainnya.
Selain itu, empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM turut diamankan untuk dimintai keterangan. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan mereka dengan kelompok bersenjata tersebut.
Irjen. Pol. Faizal Ramadhani menegaskan, seluruh barang bukti akan diperiksa, termasuk melalui uji balistik terhadap senjata api yang disita, guna mengungkap jaringan kelompok bersenjata beserta sumber persenjataannya.
Ia menambahkan, penegakan hukum yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz ditujukan kepada pelaku tindak pidana bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat dan aparat, dengan tetap mengedepankan profesionalisme serta ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga kini, penyidik masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut secara menyeluruh.
Dari hasil penyelidikan, ke tiga anggota KKB tersebut terlibat dalam sejumlah kasus kriminal dan kekerasan bersenjata di Papua, diantaranya:
Pembunuhan personel Kodim 1715/Yahukimo, Almarhum Pratu Eka Yohan Kaize, pada 3 Desember 2022.
Penembakan mobil patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di KM 6 Dekai pada 26 Mei 2023.
Pembakaran kendaraan dinas Sat Binmas Polres Yahukimo pada 28 Januari 2025.
Penganiayaan berat terhadap Ujang Supriatna pada 17 Juni 2025.
Pembunuhan Almarhum Indra Guru Wardana disertai pembakaran rumah di Kampung Ulakin, Kabupaten Asmat, pada 19 September 2025.
Penganiayaan berat terhadap Suwono pada 12 Februari 2026.
Pembunuhan tujuh penambang di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada 19 Mei 2026.
Kontak tembak dengan personel TNI yang disertai pembakaran bangunan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, pada 4 Juni 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....