Papua Bidik Pasar Pasifik untuk Tingkatkan PAD

  • 11 Jul 2026 13:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Provinsi Papua mendorong perdagangan lintas batas hingga kawasan Pasifik. Langkah itu diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat bertemu Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026. Pembahasan juga mencakup penguatan layanan keimigrasian.

Fakhiri mengatakan potensi ekonomi Papua akan meningkat jika produk lokal menembus pasar internasional. Papua Nugini menjadi salah satu tujuan perdagangan yang dinilai potensial.

“Kalau kita jual di Provinsi Papua saja, itu sudah bisa meningkatkan PAD. Lebih bagus lagi kalau kita bisa mengembangkan sampai ke kawasan Pasifik, termasuk PNG,” katanya.

Menurutnya, pengembangan perdagangan lintas batas membutuhkan dukungan Direktorat Jenderal Imigrasi. Penguatan pos lintas batas juga diperlukan agar arus barang dan masyarakat lebih lancar.

Fakhiri mengatakan pembahasan turut mencakup pemanfaatan warga binaan pemasyarakatan dalam sektor pertanian. Program tersebut diharapkan memberi bekal keterampilan sebelum mereka kembali ke masyarakat.

“Daripada hanya menunggu masa bebas, mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan produktif seperti brigade pangan. Ini menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua berharap sinergi dengan Kementerian Imigrasi dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Perdagangan lintas batas juga diharapkan membuka pasar baru bagi produk unggulan Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....