Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja Semester I 2026
- 01 Jul 2026 14:00 WIB
- Jayapura
Poin Utama
- Refleksi Semester I 2026, Kapolda Papua Sebut Kamtibmas Tetap Kondusif
- Polda Papua Tangani 1.572 Kasus Pidana pada Semester I 2026, Kamtibmas Tetap Kondusif
- Kapolda Papua Paparkan Capaian Kinerja Semester I 2026, Penegakan Hukum terhadap KKB Diperkuat
RRI.CO.ID, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige Renwarin menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Papua selama Semester I Tahun 2026, secara umum berada dalam kondisi kondusif. Meski sejumlah gangguan keamanan masih terjadi di beberapa wilayah, seluruh jajaran kepolisian dinilai mampu mengendalikan situasi melalui langkah-langkah preventif dan penegakan hukum.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua dalam Refleksi Semester I Tahun 2026 yang digelar usai pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara ke 80, di Mapolda Papua Koya Koso, Rabu (01/07/2026). Refleksi ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja Polri kepada masyarakat sekaligus memaparkan prediksi perkembangan kamtibmas pada Semester II Tahun 2026.
"Secara umum situasi kamtibmas pada Semester I Tahun 2026 tetap kondusif. Memang terdapat beberapa gejolak di sejumlah daerah, namun seluruh jajaran mampu melakukan langkah cepat sehingga situasi dapat dikendalikan dengan baik," kata Irjen Pol. Patrige Renwarin.
Lanjut Kapolda, di bidang operasional, Polda Papua terus mengedepankan upaya preventif melalui pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan, Blue Light Patrol, patroli dialogis, patroli rutin, hingga peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui fungsi pembinaan masyarakat (Binmas).
Pada sektor lalu lintas, Polda Papua mencatat sebanyak 912 kasus kecelakaan lalu lintas selama Januari hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 53 orang meninggal dunia, 508 orang mengalami luka berat, dan 843 orang mengalami luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai Rp2,46 miliar. Sementara pelanggaran lalu lintas mencapai 14.887 kasus, terdiri atas 972 tilang dan 13.915 teguran.
Selain pelayanan kepolisian, Brimob Polda Papua juga terlibat dalam berbagai operasi kemanusiaan, di antaranya penanganan korban perang suku di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, serta pencarian korban ledakan bom peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor. Di bidang kesehatan, Biddokkes dan Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura terus memberikan pelayanan bakti kesehatan kepada masyarakat di berbagai lokasi.
Dalam penegakan hukum, Polda Papua menangani 1.572 perkara tindak pidana konvensional, dengan 194 kasus berhasil diselesaikan. Kasus yang paling banyak ditangani meliputi 911 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), 211 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 209 kasus pengeroyokan, 168 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 39 kasus penganiayaan berat, dan 34 kasus pembunuhan.
Selain itu, kepolisian juga menangani 117 perkara kejahatan transnasional, terdiri atas 104 kasus narkotika dan 13 kasus kejahatan siber. Sementara pada tindak pidana yang merugikan negara, penyidik menangani kasus illegal fishing, illegal oil, dan korupsi.
Kapolda Papua juga memaparkan capaian Operasi Damai Cartenz 2026. Sepanjang Semester I Tahun 2026, aparat berhasil melakukan penegakan hukum terhadap 112 orang, yang terdiri atas anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), jaringan pemasok senjata dan amunisi, narapidana KKB yang melarikan diri dari lapas, serta pelaku kejahatan luar biasa lainnya.
Petugas turut menyita 2 pucuk senjata api, 6 laras senjata api, 1.018 butir amunisi, 10 pucuk senapan angin, 66 alat komunikasi elektronik, 42 dokumen, 3 bendera Bintang Kejora, serta 681 barang bukti lainnya. Aparat juga berhasil menguasai 11 markas yang selama ini digunakan sebagai basis kelompok kriminal bersenjata di Papua Raya.
"Pengungkapan jaringan pemasok senjata dan amunisi membuktikan bahwa aparat terus bekerja memutus rantai logistik kelompok kriminal bersenjata. Penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional dan terukur untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," jelas Kapolda.
Di bidang pembinaan organisasi, Polda Papua memiliki kekuatan personel sebanyak 13.048 anggota dari kebutuhan organisasi sebanyak 23.084 personel. Selama Semester I Tahun 2026, sebanyak 774 personel mengikuti pendidikan pengembangan spesialisasi dan pelatihan fungsi.
Polda Papua juga memberikan penghargaan kepada 14 personel Polres Keerom dan 1 personel Satgas Operasi Damai Cartenz atas keberhasilan mengungkap penyelundupan senjata api kepada KKB, serta memberikan apresiasi kepada satuan kerja yang berprestasi di bidang kehumasan.
Dalam mendukung program strategis nasional, Polda Papua turut menjalankan Program Panen Raya Jagung Serentak. Hingga Mei 2026, hasil panen jagung mencapai 64,35 ton, meningkat 264,6 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kapolda mengungkapkan, aksi KKB selama Semester I Tahun 2026 tercatat sebanyak 67 kejadian yang mengakibatkan 25 orang meninggal dunia dan 17 orang mengalami luka-luka. Sementara dalam pengungkapan penyalahgunaan senjata api dan bahan peledak, polisi berhasil menyita 9 pucuk senjata api, 1.304 butir amunisi, 5 magazine, serta 11 bahan peledak.
Menghadapi Semester II Tahun 2026, Polda Papua memprediksi potensi gangguan kamtibmas masih berasal dari aktivitas kelompok kriminal bersenjata dan upaya penyelundupan senjata melalui jaringan sipil.
"Kami akan terus memperkuat langkah preventif, penegakan hukum, serta membangun sinergi dengan seluruh komponen masyarakat. Dukungan masyarakat sangat penting agar keamanan dan kedamaian di Papua dapat terus terjaga," tegas Irjen. Pol. Patrige Renwarin.
Menutup refleksi tersebut, Kapolda Papua menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Papua atas dukungan terhadap tugas-tugas Polri, sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan kepolisian masih belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
"Atas nama keluarga besar Polda Papua, kami menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam kinerja, perilaku maupun pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen terus berbenah dan meningkatkan profesionalisme demi mewujudkan Polri yang semakin dipercaya masyarakat. Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat," tutup Kapolda Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....