Gubernur Papua Ajak BAZNAS Perkuat Kolaborasi Wujudkan Papua Cerah
- 30 Jun 2026 19:31 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, mengajak Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan visi Papua Cerah. Ajakan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pimpinan BAZNAS Provinsi Papua Periode 2026–2031 di Aula Lukmen II Kantor Gubernur Papua.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan selamat kepada jajaran pimpinan BAZNAS yang baru dilantik sekaligus menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi momentum memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan daerah.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI, pimpinan BAZNAS periode sebelumnya, panitia seleksi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, serta seluruh pihak yang telah mengawal proses seleksi hingga pelantikan ini terlaksana dengan baik sesuai ketentuan,” ujarnya.
Menurut Gubernur, Pemerintah Provinsi Papua saat ini terus mendorong terwujudnya visi Papua Cerah, yaitu Papua Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni.
Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas manusia, penguatan ekonomi masyarakat, pengurangan kemiskinan, serta perluasan akses kesejahteraan.
Karena itu, keberadaan BAZNAS dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan tersebut.
“BAZNAS bukan sekadar lembaga penghimpun dan penyalur zakat. BAZNAS adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun keadilan sosial dan menjadi jembatan yang menghubungkan kepedulian para muzaki dengan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Gubernur menambahkan bahwa zakat perlu diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Program seperti kampung zakat, beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi keluarga hingga respons kemanusiaan dinilai perlu terus diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Program-program seperti kampung zakat, beasiswa pendidikan, bantuan kesehatan, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi keluarga hingga respons kemanusiaan perlu terus diperluas manfaatnya agar semakin banyak masyarakat Papua yang merasakan kehadiran zakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak aparatur sipil negara, pelaku usaha, sektor perbankan, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat untuk meningkatkan partisipasi dalam gerakan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan menjadi modal penting mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
Gubernur optimistis pimpinan BAZNAS Papua yang baru mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk memperkuat peran zakat dalam pembangunan daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....