Kepala Suku Mee Ajak Warga Jaga Kedamaian
- 24 Jun 2026 18:44 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Kepala Suku Mee Kabupaten Nabire, Yakonias Adii, mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah, khususnya masyarakat suku Mee, untuk terus menjaga kedamaian, persatuan, serta stabilitas keamanan guna mendukung kehidupan masyarakat dan keberlangsungan pembangunan di wilayah tersebut. Imbauan itu disampaikan menyikapi dinamika situasi yang berkembang di sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Dalam keterangannya, Rabu 24 Juni 2026, Yakonias Adii mengatakan masyarakat Papua Tengah mendambakan suasana yang aman dan kondusif agar aktivitas sosial maupun ekonomi dapat berjalan dengan baik.
“Saya sebagai Kepala Suku Mee di wilayah Nabire bersama seluruh masyarakat sangat mendambakan kedamaian. Dalam situasi yang aman, mama-mama dapat berjualan dengan tenang di pasar, bapak-bapak dapat berkebun dan bekerja dengan nyaman, serta anak-anak dapat bersekolah untuk mempersiapkan masa depan dan membangun Papua,” ujar Yakonias Adii.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh informasi maupun isu yang bersifat provokatif yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu keamanan daerah. Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan sikap bijaksana dalam menyikapi perkembangan situasi serta menjaga kebersamaan demi kepentingan bersama.
Selain itu, Yakonias Adii menyatakan penolakannya terhadap tindakan perusakan dan pembakaran fasilitas negara maupun fasilitas umum. Menurutnya, tindakan tersebut dapat berdampak pada terganggunya pelayanan publik, pendidikan, layanan kesehatan, serta proses pembangunan.
Yakonias mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merusak sarana dan prasarana publik, serta mengedepankan dialog dan penyelesaian secara damai dalam menghadapi berbagai persoalan.
| Baca juga: Wali Kota Ajak Warga Kibarkan Merah Putih |
Ia menilai persoalan yang berkaitan dengan keamanan perlu diserahkan kepada aparat berwenang untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia menegaskan bahwa kedamaian menjadi modal utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.
“Saya berpendapat bahwa kedamaian itu sangat penting. Jika tidak ada kedamaian, masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman. Karena itu, saya akan terus memberikan imbauan kepada masyarakat Papua Tengah, khususnya suku Mee di mana pun berada, agar tidak terbawa oleh isu-isu provokatif dan bersama-sama menjaga situasi Nabire tetap aman dan kondusif,” ucap dia.
Dia berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan, mendukung terciptanya keamanan, serta berperan aktif menciptakan suasana damai demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....