Dinkes Jayapura Waspadai Peningkatan Kasus Hipertensi pada Lansia

  • 20 Jun 2026 21:14 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Dinas Kesehatan Kota Jayapura mewaspadai peningkatan kasus penyakit tidak menular, khususnya hipertensi, yang berisiko memicu komplikasi pada lanjut usia. Karena itu, skrining dan rujukan hipertensi digelar bagi lansia di wilayah kerja Puskesmas Skouw, Sabtu, 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan lansia dari Kampung Skouw Mabo, Skouw Yambe, Skouw Sae, dan Mosso di Distrik Muara Tami. Skrining dilakukan untuk mendeteksi dini risiko komplikasi hipertensi pada masyarakat lanjut usia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Juliana Napitupulu mengatakan penyakit tidak menular kini menjadi penyumbang kematian yang cukup tinggi. Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan anggapan masyarakat yang selama ini lebih mewaspadai penyakit menular.

“Saat ini kematian bukan hanya disebabkan penyakit menular seperti HIV/AIDS, TBC, dan malaria,” kata Juliana.

“Penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan kanker juga menjadi penyumbang angka kematian yang cukup signifikan,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah terus mendorong masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting agar penyakit dapat terdeteksi lebih awal sebelum menimbulkan komplikasi.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak seharusnya dilakukan saat kondisi sudah sakit. Kesadaran melakukan deteksi dini menjadi salah satu kunci menjaga kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap masyarakat rajin dan rutin memeriksakan kesehatannya, jangan menunggu sakit baru datang berobat,” ucapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Jayapura menargetkan deteksi dini kerusakan organ akibat hipertensi. Selain itu, upaya tersebut juga dilakukan untuk mencegah stroke, penyakit jantung, dan komplikasi lain yang mengancam jiwa pada lansia.

Penulis : Hasidin

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....