Kenaikan BBM Ancam Biaya Produksi dan Harga Barang di Jayapura
- 12 Jun 2026 13:39 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura mewaspadai dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kenaikan harga BBM dinilai berpotensi meningkatkan biaya transportasi, produksi, hingga harga barang di pasaran.
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan kondisi ekonomi saat ini menghadapi sejumlah tantangan. Selain efisiensi anggaran dan perubahan fiskal, kenaikan harga BBM turut memberikan tekanan terhadap dunia usaha.
“Kenaikan BBM otomatis meningkatkan biaya transportasi,” kata Rustan saat membuka Musyawarah Kota IV Kadin Kota Jayapura di Hotel Horison Kotaraja, Jumat,12 Juni 2026. “Dampaknya akan dirasakan pada harga barang dan bahan baku.”
Menurutnya, pelaku usaha di Kota Jayapura perlu menyiapkan langkah antisipasi. Salah satunya dengan memperkuat pemanfaatan produk lokal untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
“Solusinya adalah memaksimalkan produksi lokal,” ujarnya. “Produk lokal harus menjadi pilihan untuk mengurangi biaya distribusi.”
Rustan menilai pengembangan produk lokal juga dapat memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Karena itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diharapkan ikut mendorong hilirisasi hasil pertanian dan perikanan yang dihasilkan masyarakat.
Ia mengatakan pemerintah dan dunia usaha harus bekerja bersama menghadapi tantangan ekonomi. Pemerintah menyiapkan regulasi dan infrastruktur, sedangkan pelaku usaha menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah.
“Kita ini mitra, bukan lawan,” katanya. “Kalau ada persoalan yang dihadapi pengusaha, mari diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi.”
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....