Tourism Malaysia Bidik Pasar Papua, Promosikan Visit Malaysia 2026 di Jayapura

  • 13 Jun 2026 09:29 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Tourism Malaysia semakin gencar mempromosikan sektor pariwisatanya di Indonesia melalui kegiatan Malaysia Tourism Showcase (MATAS) B2B Roadshow 2026 yang digelar di Hotel Horison Ultima Entrop Jayapura, Jumat 12 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026) sekaligus upaya memperkuat kerja sama antara pelaku industri pariwisata Malaysia dan Indonesia, khususnya di Papua.

Direktur Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan, mengatakan Jayapura merupakan salah satu pasar wisata yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Selain letaknya yang relatif dekat dengan Malaysia, masyarakat Papua juga memiliki minat yang cukup tinggi untuk berwisata, menempuh pendidikan, maupun mendapatkan layanan kesehatan di negeri jiran tersebut.

"Kami melihat potensi yang besar di Jayapura. Sudah cukup lama kami tidak melakukan promosi secara langsung di Papua. Berdasarkan masukan dari industri pariwisata Indonesia, masyarakat Papua memiliki minat yang tinggi untuk bepergian ke luar negeri, termasuk ke Malaysia," ujar Hairi.

Menurutnya, konektivitas menuju Malaysia kini semakin mudah melalui penerbangan yang terhubung dari Jakarta, Makassar, dan Denpasar ke berbagai kota di Malaysia. Kondisi ini membuka peluang yang lebih besar bagi wisatawan asal Papua untuk berkunjung ke negara tersebut.

Jayapura menjadi kota ketiga dalam rangkaian Malaysia Tourism Showcase B2B Roadshow setelah Serang dan Bandung. Setelah Papua, kegiatan promosi serupa akan dilaksanakan di Malang dan Lombok.

Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 10 pelaku industri pariwisata Malaysia turut ambil bagian. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari perhotelan, destinasi wisata, operator tur, rumah sakit, universitas, hingga penyedia layanan pariwisata lainnya. Melalui sesi presentasi produk dan pertemuan bisnis (business to business/B2B), para peserta berkesempatan menjalin kerja sama langsung dengan agen perjalanan dan pelaku industri pariwisata di Indonesia.

Hairi menjelaskan, roadshow ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan destinasi wisata Malaysia, tetapi juga mempromosikan berbagai layanan pendidikan dan kesehatan yang selama ini menjadi salah satu alasan masyarakat Indonesia berkunjung ke Malaysia.

Selain itu, Tourism Malaysia juga memperkenalkan program Visit Malaysia 2026 yang menghadirkan lebih dari 320 agenda dan festival sepanjang tahun. Berbagai kegiatan tersebut mencakup promosi budaya, kuliner, hiburan, wisata alam, petualangan, hingga warisan sejarah yang menjadi daya tarik utama Malaysia.

"Kami ingin memperkenalkan secara langsung produk-produk pariwisata Malaysia kepada masyarakat Indonesia, termasuk dari Papua. Banyak pilihan wisata yang dapat dinikmati, mulai dari wisata budaya, kuliner, belanja hingga wisata keluarga," katanya.

Data Tourism Malaysia mencatat sebanyak 4,3 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia sepanjang 2025. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar wisatawan terbesar bagi Malaysia.

Untuk mendukung peningkatan kunjungan wisatawan, saat ini tersedia lebih dari 610 penerbangan langsung setiap pekan antara Indonesia dan Malaysia dengan kapasitas lebih dari 110 ribu kursi per minggu. Melalui kampanye Visit Malaysia 2026, Malaysia menargetkan kedatangan 47 juta wisatawan internasional dengan estimasi pendapatan pariwisata mencapai RM329 miliar.

Sementara itu, Pemerintah Kota Jayapura menyambut positif kehadiran Tourism Malaysia di Papua. Pemkot berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya mendorong masyarakat Papua berkunjung ke Malaysia, tetapi juga membuka peluang promosi potensi wisata Kota Jayapura di tingkat internasional.

"Kami berharap ada hubungan timbal balik. Malaysia memperkenalkan destinasinya di Papua, sementara potensi wisata Kota Jayapura juga dapat dipromosikan di Malaysia. Kami memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan mancanegara," ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Ricard Nahumury.

Pemkot juga berharap pelaku industri pariwisata Papua dapat menjalin kerja sama langsung dengan operator tur dan agen perjalanan di Malaysia sehingga masyarakat memperoleh akses layanan perjalanan yang lebih mudah dan kompetitif.

Melalui kegiatan ini, Tourism Malaysia berharap hubungan kerja sama pariwisata antara Malaysia dan Papua semakin erat sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dari Papua ke Malaysia pada tahun-tahun mendatang.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....