Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua 2026-2031 Masuki Tahap Wawancara Faktual

  • 09 Jun 2026 10:30 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026-2031 memasuki tahap verifikasi faktual atau wawancara yang digelar di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubernur Papua, Selasa 9 Juni 2026. Sebanyak 10 calon pimpinan yang sebelumnya lolos seleksi administrasi dan Computer Assisted Test (CAT) mengikuti tahapan tersebut untuk memperebutkan lima posisi pimpinan BAZNAS Papua. Wawancara dilakukan oleh tim BAZNAS RI bersama Panitia Seleksi yang dibentuk Pemerintah Provinsi Papua dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua.

Mewakili Ketua dan Sekretaris Panitia Seleksi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal, mengatakan tahapan verifikasi faktual menjadi bagian penting untuk memastikan kapasitas, integritas, serta komitmen para calon pimpinan.

“Proses ini bukan sekadar tahapan administratif, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan pimpinan BAZNAS Provinsi Papua yang memiliki visi, integritas, kemampuan manajerial, serta komitmen kuat terhadap pemberdayaan umat dan masyarakat Papua,” kata Iman.

Menurutnya, BAZNAS memiliki peran strategis dalam pengelolaan zakat, mulai dari pengumpulan, pendistribusian hingga pendayagunaan dana umat. Karena itu, lembaga tersebut membutuhkan figur pemimpin yang amanah dan profesional.

“Di Papua, zakat tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai instrumen sosial ekonomi yang mampu membantu masyarakat kurang mampu, memperkuat kemandirian mustahik, mendukung pemberdayaan ekonomi umat, serta berkontribusi pada pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Iman menegaskan seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, objektivitas, dan kehati-hatian.

Ia berharap proses seleksi tersebut menghasilkan pimpinan BAZNAS Papua yang mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.

“Kami berharap dari proses ini lahir pimpinan BAZNAS Papua yang amanah, profesional, berintegritas, serta mampu membawa BAZNAS menjadi lembaga yang semakin dipercaya masyarakat dan semakin luas manfaatnya bagi umat,” ucapnya.

Hasil verifikasi faktual selanjutnya akan dibahas dalam rapat pleno BAZNAS RI untuk menentukan lima nama yang direkomendasikan kepada Gubernur Papua sebagai calon pimpinan BAZNAS Provinsi Papua periode 2026-2031.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....