Papua Siapkan Percepatan Cetak Sawah, Alsintan Mulai Berdatangan

  • 07 Jun 2026 08:40 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua mempercepat program cetak sawah dan penguatan ketahanan pangan seiring mulai tibanya bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian. Alsintan tersebut akan digunakan untuk membuka dan mengolah lahan pertanian di sejumlah wilayah Papua.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri meninjau gudang Brigade Dinas Pertanian Provinsi Papua di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa, 2 Juni 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana pendukung program pertanian tersebut.

Fakhiri mengatakan sebagian alsintan yang diajukan Pemerintah Provinsi Papua kepada Kementerian Pertanian telah tiba di Jayapura. Bantuan itu, menurutnya, akan segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

“Pertama saya bersyukur hari ini sebagian daripada alat pertanian yang kami ajukan kepada Bapak Menteri telah tiba di Jayapura dan sudah kita taruh di sini,” kata Fakhiri.

Ia menjelaskan alsintan akan digunakan setelah akses menuju lokasi pengembangan lahan selesai dibersihkan. Tahap awal difokuskan pada pembukaan lahan dan persiapan program cetak sawah.

“Kami akan gunakan segera mungkin. Kalau akses jalan sudah dibersihkan, kami masuk dengan alat-alat ini untuk mulai mempersiapkan lahan,” ujarnya.

Menurut Fakhiri, bantuan alsintan akan dimanfaatkan secara bertahap mulai dari pembukaan lahan, pengolahan tanah, hingga penanaman. Pemerintah Provinsi Papua juga siap membantu kabupaten dan kota yang masih kekurangan peralatan pertanian.

“Kalau ada kabupaten yang sudah membuka lahan tetapi kekurangan alat, kami akan bantu. Itu yang sedang kami programkan,” ucapnya.

Selain alsintan yang telah tiba, Papua dalam waktu dekat akan menerima tambahan bantuan berupa pompa dan peralatan pertanian lainnya dari pemerintah pusat. Bantuan tersebut diharapkan mempercepat pelaksanaan program pertanian di daerah.

Pemprov Papua juga mengembangkan sejumlah komoditas unggulan selain padi. Komoditas tersebut meliputi jagung, kedelai, kakao, dan kelapa hibrida yang dinilai memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat.

“Apa yang menjadi kebutuhan petani, baik dari kabupaten maupun kampung-kampung, akan kami penuhi secara bertahap sesuai dukungan bantuan dari Kementerian Pertanian,” katanya.

Program cetak sawah dan pengembangan komoditas pertanian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Papua. Pemerintah daerah berharap peningkatan produksi pertanian dapat berdampak pada kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....