Viral Isu Bom di Gereja Intan Jaya Dipastikan Hoax

  • 05 Jun 2026 13:53 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Isu adanya bom yang ditemukan di Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa Klasis Nabia, Kampung Sugapa Lama, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, dipastikan tidak benar. Hasil verifikasi lapangan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dan unsur TNI menyatakan benda yang sempat viral di media sosial tersebut merupakan bagian dari isi lonceng gereja yang terlepas dan jatuh.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani mengatakan, pihaknya segera melakukan koordinasi dan pengecekan setelah beredarnya video yang menarasikan adanya bom atau ranjau di lingkungan gereja.

“Kami mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penanganan informasi yang berkembang di masyarakat. Setelah dilakukan koordinasi dan verifikasi bersama Pemerintah Daerah serta unsur terkait, dipastikan bahwa benda yang beredar dalam video tersebut bukan bom ataupun ranjau. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” kata Irjen. Pol. Faizal Ramadhani, Jumat (5/6/2026).

Menurut Kaops Damai Cartenz, setiap informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan publik harus diverifikasi secara cermat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun gangguan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menambahkan, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat memicu kepanikan dan berpotensi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan benda mencurigakan di area Gereja Kingmi Jemaat Sion Jaindapa beredar luas di media sosial. Video tersebut memunculkan spekulasi bahwa benda tersebut merupakan bom atau ranjau.

Menindaklanjuti informasi itu, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz dan Satgas TNI melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, benda yang dimaksud diketahui merupakan komponen dari lonceng gereja yang terlepas, sehingga tidak memiliki unsur bahan peledak maupun ancaman keamanan lainnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima melalui sumber resmi dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Pihaknya juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga situasi keamanan tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Intan Jaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....