PLN Hadirkan Layanan Listrik 24 Jam di Empat Distrik Pegunungan Arfak

  • 02 Jun 2026 17:32 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – PT. PLN (Persero) berhasil menghadirkan layanan listrik selama 24 jam penuh di empat distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Melalui peningkatan jam nyala tersebut, sebanyak 1.396 rumah tangga yang tersebar di Distrik Minyambouw, Taige, Hink, dan Anggi Gida, kini dapat menikmati akses listrik yang lebih andal dan stabil sepanjang hari.

Keberhasilan ini menjadi langkah penting dalam pemerataan akses energi di wilayah pegunungan yang memiliki tantangan geografis cukup berat. Sebelumnya, masyarakat Distrik Minyambouw hanya menikmati pasokan listrik selama enam jam per hari, sementara warga Distrik Taige, Hink, dan Anggi Gida mendapatkan layanan listrik selama 12 jam per hari. Kini, seluruh masyarakat di empat distrik tersebut telah merasakan layanan listrik penuh selama 24 jam.

Peningkatan durasi pasokan listrik mendapat sambutan positif dari masyarakat. Paulus, perwakilan warga Distrik Minyambouw, mengungkapkan rasa syukur atas terwujudnya layanan listrik sepanjang hari di wilayah mereka.

“Kami sangat bersyukur karena kini masyarakat benar-benar merasakan manfaat listrik yang menyala 24 jam, bukan lagi enam jam. PLN dengan semua anggotanya sangat bekerja keras, tanam besi, pasang kabel, dan semuanya. Hari ini sudah terjawab, kita bisa mendapatkan lampu yang menyala 24 jam. Kami sangat berterima kasih, semoga Tuhan memberkati kita semua,” ujar Paulus, Senin (01/06/2026).

Ditambahkan, untuk mendukung peningkatan layanan tersebut, PLN membangun infrastruktur kelistrikan yang terhubung langsung dengan sistem kelistrikan Anggi. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 23,75 kilometer sirkuit (kms) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 21,29 kms guna melistriki keempat distrik tersebut.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan bahwa keberhasilan menghadirkan listrik 24 jam merupakan bukti komitmen PLN dalam memperluas akses energi hingga ke wilayah pedalaman.

Menurutnya, listrik kini tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membuka akses informasi, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kondisi geografis yang menantang berhasil dilewati oleh seluruh tim PLN. Pencapaian operasional 24 jam penuh ini adalah buah dari kerja keras tim di lapangan demi memastikan kebutuhan dasar listrik masyarakat terpenuhi. Kami berharap listrik yang andal ini tidak sekadar menjadi penerang, melainkan menjadi motor penggerak roda ekonomi, pendidikan, dan penunjang aktivitas sehari-hari agar masyarakat di empat distrik bisa lebih produktif,” jelas Roberth.

Penyalaan listrik 24 jam di Pegunungan Arfak menjadi bagian dari komitmen PLN untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan hingga ke pelosok negeri. Melalui upaya tersebut, PLN berharap pemerataan akses energi dapat semakin mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan di daerah-daerah terpencil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....