Pentakosta Jadi Momentum Gereja Perkuat Kesaksian dan Bangun Papua Damai

  • 25 Mei 2026 17:49 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura — Ketua Klasis GKI Port Numbay, Andris W. Tjoe, menegaskan bahwa perayaan Pentakosta bukan sekadar seremoni gerejawi, melainkan momentum rohani untuk memperkuat panggilan gereja dalam kesaksian dan pelayanan di tengah dunia. Hal itu disampaikan dalam Ibadah Pentakosta se-Lingkungan A Klasis GKI Port Numbay di halaman Kantor Gubernur Papua, Senin 25 Mei 2026.

“Pentakosta bukan merupakan acara seremonial gerejawi, namun merupakan suatu momentum rohani untuk panggilan gereja dalam kesaksian pelayanan di tengah dunia,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh jemaat memaknai Pentakosta sebagai ruang kebersamaan dalam pelayanan.

Sementara itu, Badan Pekerja Sinode, Gustav M. Wutoy, mengatakan perayaan pencurahan Roh Kudus merupakan wujud syukur atas karya Tuhan dalam kehidupan umat.

“Kalau kita berkumpul dalam perayaan pencurahan Roh Kudus, itu artinya kita berkumpul untuk mengucap syukur karena misi Tuhan dalam hidup kita terjadi,” katanya.

Penjabat Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, juga menyampaikan ucapan selamat Hari Pentakosta kepada seluruh umat Kristen, khususnya GKI di Tanah Papua.

“Perayaan Pentakosta memiliki makna yang sangat mendalam dalam kehidupan iman karena menjadi tanda bahwa Allah tidak pernah meninggalkan umat,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Pentakosta mengingatkan bahwa kehidupan orang beriman tidak berhenti pada ibadah semata, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata.

“Nilai Pentakosta mengajarkan kita tentang persatuan dalam keberagaman, semangat melayani, serta keberanian membawa perubahan. Mari kita jadikan iman sebagai landasan untuk bekerja dengan jujur, melayani dengan tulus, serta menjaga kedamaian di Tanah Papua,” ucap dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....