Persekutuan Oikumene Polda Papua Gelar Menggeler Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan

  • 24 Mei 2026 21:46 WIB
  •  Jayapura

Pastikan Keandalan Listrik Jelang Iduladha, PLN Menggelar "Gerebek Penyulang"

RRI.CO.ID, Jayapura - Untuk memastikan keandalan pasokan energi listrik di Papua, PT. PLN. (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, menggelar aksi pemeliharaan serentak yang bertajuk "Gerebek Penyulang". Kegiatan ini menyasar 9 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) se-Tanah Papua ini bertujuan untuk membersihkan jaringan dari potensi gangguan serta melakukan perbaikan komponen secara preventif.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan tersebut, PLN mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan 767 personel gabungan serta 5 tim Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Personel yang terdiri dari petugas Pelayanan Teknik (Yantek), tim pemeliharaan khusus, dan pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tersebut didukung oleh mobilitas 86 armada operasional serta 31 unit mobil crane.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur mengatakan, kondisi geografis Papua yang didominasi pegunungan dan hutan tropis memberikan tantangan tersendiri bagi pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur jaringan kelistrikan. Oleh karena itu, melalui gerebek penyulang ini, PLN menargetkan penurunan angka frekuensi gangguan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan pasokan listrik yang andal.

“Kami melakukan sapu bersih terhadap segala potensi gangguan. Pengerahan pasukan secara masif ini merupakan bentuk mitigasi antisipatif PLN untuk menghadirkan kualitas layanan kelistrikan terbaik bagi seluruh masyarakat di Tanah Papua,” ujar Roberth, Sabtu (23/05/2026).

Dijelaskan, aksi “Grebek Penyulang” ini menjadi bentuk komitmen dan mitigasi proaktif PLN agar masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan nyaman. Roberth Rumsaur berharap seluruh rangkaian ibadah momen Iduladha 1447 Hijriah yang akan dilaksanakan pada akhir bulan Mei 2026 dapat berlangsung lancar dengan pasokan listrik yang andal dan tanpa kedip.

“Tentunya kegiatan ini juga tidak akan berjalan lancar tanpa dukungan berbagai pihak. PLN mengucapkan terima kasih banyak atas peran tokoh adat di berbagai wilayah yang telah membantu mengedukasi warga agar merelakan pohonnya ditebang demi keamanan pasokan listrik bersama,” tegas Roberth.

Adapun fokus utama kegiatan “Gerebek Penyulang”, meliputi pengamanan jaringan dari pepohonan, seperti penebangan 716 pohon, sekaligus memangkas dahan guna mengamankan jarak aman jaringan sepanjang 211 kilometer sirkuit (kms). Selain itu, para personel juga menuntaskan peremajaan material dan perbaikan konstruksi dengan memperbaiki Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di 454 titik, membenahi konstruksi gardu di 91 titik, serta memasang proteksi petir pada 18 titik lokasi tersebar.

“PLN kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk tidak menanam pohon keras tepat di bawah jaringan listrik dan tidak bermain layang-layang di dekat kabel PLN. Bagi masyarakat yang menemukan potensi bahaya kelistrikan, laporan dapat langsung disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau datang ke kantor PLN terdekat,” tutup Roberth Rumsaur.

Peringati Hari Kebangkitan Nasional, PLN Berikan Promo Diskon Tambah Daya 50%

RRI.CO.ID, Jayapura – PT. PLN (Persero) kembali memberikan apresiasi kepada pelanggan melalui program spesial bertajuk "MeiLAJU Lebih Terang: Bangkit Berdaya, Maju Berdaya", dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118. Program ini menghadirkan promo diskon tambah daya listrik 50% yang berlaku mulai 20 Mei hingga 2 Juni 2026.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur mengatakan, promo ini diadakan untuk memudahkan pelanggan yang ingin memenuhi kebutuhan listriknya dengan biaya lebih terjangkau, sekaligus menjadi wujud terima kasih PLN atas kepercayaan dan loyalitas pelanggan yang terus mendukung pelayanan kelistrikan PLN.

“Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan secara signifikan, yakni cukup membayar 50% dari biaya normal. Sebagai gambaran, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin meningkatkan daya ke 2.200 VA hanya perlu membayar kurang lebih Rp800 ribu, dari biaya normal sekitar Rp1.600.000,” papar Roberth Rumsaur, Sabtu (23/05/2026).

Ditambahkan, promo ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif dengan daya awal 450 volt ampere (VA) hingga 5.500 VA, yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA. Adapun ketentuannya yaitu telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Mei 2026 serta telah melunasi seluruh tagihan listrik/kewajiban lain.

Selain itu, untuk mendapatkan diskon tambah daya 50 %, pelanggan cukup melakukan minimal satu kali transaksi di aplikasi PLN Mobile selama periode promo. Bagi pelanggan prabayar bisa melakukan pembelian token listrik, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik. Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan menerima e-voucher diskon tambah daya melalui fitur Reward di PLN Mobile atau email terdaftar.

Untuk menggunakan e-voucher tersebut, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di aplikasi PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan listrik sebelum promo berakhir. Proses penyambungan tambah daya listrik kini semakin mudah dan cepat melalui PLN Mobile,” tutup Roberth Rumsaur.

PLN Tambah Daya, Terminal Petikemas Sorong Kini Operasikan Crane Listrik

RRI.CO.ID, Jayapura – PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sorong berhasil memenuhi penambahan daya listrik sebesar 2,18 MVA untuk Pelindo Terminal Petikemas Sorong, Kamis (21/05/2026).

Penambahan kapasitas tersebut dilakukan guna mendukung operasional dua unit container crane yang sebelumnya menggunakan genset mandiri.

Sebelumnya, Terminal Petikemas Sorong tercatat sebagai pelanggan PLN dengan daya 345 kVA. Dengan peningkatan menjadi 2,18 MVA, operasional bongkar muat di pelabuhan kini mulai beralih menggunakan pasokan listrik PLN sebagai bagian dari program elektrifikasi pelabuhan.

Terminal Head Petikemas Sorong, Welta Selfie mengatakan, suplai listrik baru tersebut akan meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan logistik di kawasan Papua Barat Daya.

“Dengan suplai daya yang kini mencapai 2,18 MVA, operasional pelabuhan diharapkan semakin optimal untuk menunjang aktivitas bongkar muat melalui dua unit crane yang kini telah terelektrifikasi penuh,” ujar Welta.

Ia menambahkan, penggunaan listrik PLN juga dinilai lebih ramah lingkungan karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap genset mandiri dalam operasional pelabuhan.

Sementara itu, General Manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung pengembangan pelabuhan modern melalui pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.

“Listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan dari PLN kini siap menggerakkan operasional Terminal Petikemas Sorong menuju era pelabuhan modern yang jauh lebih efisien,” kata Roberth.

Menurutnya, dukungan infrastruktur kelistrikan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kawasan strategis nasional sekaligus memperkuat sektor logistik di Papua Barat Daya.

PLN memastikan akan terus menjaga keandalan pasokan listrik untuk mendukung kelancaran aktivitas operasional Pelindo dan distribusi logistik masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Satgas Ops Damai Cartenz Patroli Humanis di Sinak, Bangun Kepercayaan Warga

RRI.CO.ID, Jayapura - Satgas Operasi Damai Cartenz terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Papua Pegunungan. Salah satunya melalui patroli jalan kaki yang dilakukan personel di Distrik Sinak, Minggu (24/05/2026).

Patroli tersebut tidak hanya difokuskan pada pemantauan situasi kamtibmas, tetapi juga diisi dengan dialog bersama masyarakat guna mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga setempat.

Dalam kegiatan itu, personel Satgas Ops Damai Cartenz-2026 menyusuri sejumlah titik di Distrik Sinak sambil menyapa dan berbincang langsung dengan masyarakat terkait kondisi keamanan serta aktivitas sehari-hari warga.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen. Pol. Faizal Ramadhani mengatakan, patroli humanis menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dengan mengedepankan komunikasi yang baik bersama masyarakat.

“Melalui patroli dialogis ini, personel hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sehingga tercipta rasa aman dan kepercayaan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan persuasif dan humanis akan terus dilakukan agar masyarakat merasa nyaman dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Papua.

Ditegaskan, Satgas Ops Damai Cartenz-2026 berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan humanis sebagai bentuk pelayanan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Jaga Kondusifitas di Pasar Sentral Mulia

RRI.CO.ID, Jayapura - Personel Satgas Operasi Damai Cartenz melaksanakan patroli gabungan dan kegiatan sambang kepada pedagang serta tukang ojek di kawasan Pasar Sentral Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Jumat (22/05/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Dalam patroli tersebut, personel menyambangi masyarakat yang tengah beraktivitas di area pasar sambil menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Aparat juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan demi terciptanya situasi yang damai di wilayah Puncak Jaya.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen. Pol. Faizal Ramadhani mengatakan, patroli dialogis dan pendekatan humanis akan terus dilakukan secara rutin di sejumlah wilayah di Papua Tengah.

Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Kehadiran personel di lapangan juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kaops Damai Cartenz.

Ditambahkan, pendekatan humanis menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di Kabupaten Puncak Jaya. Melalui komunikasi langsung dengan masyarakat, aparat keamanan diharapkan dapat membangun kepercayaan sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang damai di wilayah Papua Tengah.

=============

Mediasi Humanis Polsek Bonggo Akhiri Pemalangan Jalan Trans Jayapura–Sarmi

RRI.CO.ID, Jayapura - Aksi pemalangan Jalan Trans Jayapura–Sarmi di Kampung Srum, Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi, akhinrnya berhasil diselesaikan setelah personel Polsek Bonggo melakukan mediasi secara humanis dengan massa aksi.

Pemalangan dilakukan oleh sekitar 18 orang eks peserta Pelatihan Alat Berat Training Center asal Distrik Bonggo Timur, Distrik Bonggo, Distrik Sarmi Kota, dan Distrik Pantai Barat. Mereka menuntut realisasi bantuan dana sebesar Rp43 juta yang sebelumnya dijanjikan Pemerintah Kabupaten Sarmi melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi.

Dalam aksinya, massa menutup akses Jalan Trans Jayapura–Sarmi menggunakan balok kayu dan bambu sehingga sempat menghambat arus lalu lintas masyarakat.

Menerima laporan tersebut, Kapolsek Bonggo bersama Wakapolsek dan personel Polsek Bonggo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan sekaligus mediasi dengan massa aksi.

Kapolsek Bonggo dalam arahannya menyampaikan bahwa pihak kepolisian menghormati aspirasi masyarakat, namun penyampaian pendapat diharapkan dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu kepentingan umum.

“Kami memahami aspirasi yang disampaikan, namun kami mengimbau agar penyampaian pendapat dilakukan dengan tertib dan tidak menghambat aktivitas masyarakat pengguna jalan,” ujar Kapolsek Bonggo, Iptu. Yustus Maudul.

Kapolsek juga mengarahkan massa agar menyampaikan tuntutan secara langsung kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sarmi agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur komunikasi yang baik.

Setelah dilakukan dialog dan mediasi secara persuasif, massa akhirnya membuka kembali palang jalan. Arus lalu lintas di ruas Jalan Trans Jayapura–Sarmi pun kembali normal dan kondusif.

Kapolsek Bonggo mengimbau masyarakat agar dalam menyampaikan aspirasi tetap mengedepankan cara-cara damai serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan tertib di wilayah Kabupaten Sarmi.

Konflik Masyarakat Berakhir Damai Melalui Prosesi Adat Patah Panah di Wamena

RRI.CO.ID, Jayapura - Konflik antara masyarakat Wouma–Kurima dan Lanny Jaya resmi berakhir damai melalui prosesi adat “Patah Panah” yang digelar di Mapolres Jayawijaya, Sabtu (23/05/2026). Perdamaian tersebut ditandai dengan pelaksanaan ritual adat, penandatanganan kesepakatan damai, serta komitmen bersama menghentikan pertikaian.

Ketua LMA Jayawijaya Herman Doga dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan perang saudara dan kembali memegang nilai-nilai kasih serta persaudaraan.

“Konflik ini adalah perang saudara. Kita semua berharap pertikaian ini dihentikan agar masyarakat adat tetap hidup dalam damai dan takut akan Tuhan,” kata Herman.

Hal senada juga disampaikan Ketua LMA Lanny Jaya, Tias U. Kogoya yang berharap seluruh masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dan tidak lagi terlibat dalam konflik.

“Kami ingin setelah proses adat ini selesai, masyarakat kembali dengan aman dan Kota Wamena kembali damai,” tutur Tius Kogoya.

Dalam prosesi tersebut, perwakilan kedua kelompok melaksanakan adat patah panah sebagai tanda penghentian pertikaian. Momen itu kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan surat perdamaian dan kesepakatan bersama yang berisi komitmen untuk menghentikan aksi kekerasan, menjaga persaudaraan, serta menyelesaikan persoalan melalui mekanisme hukum dan adat yang berlaku.

Di kesempatan itu, Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige R. Renwarin menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya perdamaian tersebut dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga komitmen damai yang telah disepakati bersama.

“Kami hadir untuk menyaksikan perdamaian yang sesungguhnya. Puji Tuhan semua berjalan dengan baik. Mari kita sama-sama menjaga kedamaian ini agar tidak ada lagi korban dan masyarakat dapat kembali hidup tenang,” ujar Kapolda Papua.

Kapolda juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban serta menegaskan bahwa Polri bersama pemerintah daerah akan terus hadir menjaga keamanan dan mendukung proses pemulihan pasca konflik.

Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo menegaskan bahwa penyelesaian konflik melalui jalur adat merupakan bentuk penghormatan terhadap budaya Papua yang harus terus dijaga.

“Kita tidak ingin lagi ada perang yang merugikan masyarakat sendiri. Mari kita jaga Papua Pegunungan tetap aman, damai, dan penuh persaudaraan,” ungkap Jhon Tabo.

Di kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membuka hati untuk berdamai demi masa depan Papua yang lebih baik.

“Saya berharap seluruh masyarakat terus menjaga keamanan dan menyelesaikan setiap persoalan dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tutur Ribka Haluk.

Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat terdampak konflik, Kapolda Papua turut menyerahkan tali asih kepada perwakilan masyarakat Wouma–Kurima dan Lanny Jaya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar kedamaian yang telah terbangun dapat terus terjaga dan menjadi awal baru bagi masyarakat di Papua Pegunungan.

Jelang Iduladha, Polres Sarmi Sidak Pasar dan Pertokoan

RRI.CO.ID, Jayapura – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Polres Sarmi bersama Pemerintah Kabupaten Sarmi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar dan pertokoan di Kabupaten Sarmi, Jumat (22/5/2026).

Sidak dipimpin oleh Bupati Sarmi, Dominggus Catue, sebagai tindak lanjut rapat pengendalian inflasi daerah guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Dari Polres Sarmi, kegiatan dipimpin KBO Reskrim Ipda. Syamsuddin, bersama sejumlah personel Satreskrim, Bag Ops, dan Sat Intelkam.

“Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat tetap aman menjelang Hari Raya Idul Adha,” ujar Bupati Sarmi.

Pelaksanaan sidak dilaksanakan dengan pengecekan harga bahan pokok dan hasil pertanian di Pasar Sentral Mararena Sarmi. Hasil pendataan menunjukkan sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, di antaranya bawang merah Rp70 ribu per kilogram, bawang putih Rp60 ribu per kilogram, tomat Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting Rp60 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, serta cabai rawit Rp70 ribu per kilogram.

Selain itu, tim juga mengecek harga bahan pokok bersubsidi seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta beras medium dan premium.

Pengecekan kemudian dilanjutkan di Pasar Ikan Sentral Mararena Sarmi untuk memantau harga sejumlah jenis ikan. Tidak hanya pasar tradisional, sidak juga menyasar sejumlah pertokoan, di antaranya Toko Sultan Sarmi dan Toko Dwi Putri Kelapa Satu, guna memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dan harga di tingkat distributor masih terkendali.

Dari hasil sidak, tim gabungan memastikan stok kebutuhan pokok masyarakat masih aman dan kenaikan harga sejumlah komoditas dinilai masih dalam batas normal menjelang Hari Raya Idul Adha.

Kapolda Papua Buka Pelatihan Sertifikasi Tembak Reaksi

RRI.CO.ID, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen. Pol. Patrige R. Renwarin membuka Pelatihan Sertifikasi Tembak Reaksi International Practical Shooting Confederation (IPSC) yang digelar Dingo Cartenz Shooting Club Polda Papua, berlangsung di lapangan tembak reaksi Bhara Daksa Polda Papua, Koya Koso, Jumat (22/05/2026).

Dalam arahannya, Kapolda Papua menegaskan bahwa pelatihan dan sertifikasi IPSC merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme personel Polri, khususnya dalam kemampuan teknis penggunaan senjata api secara aman dan bertanggung jawab.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan personel serta membentuk atlet-atlet menembak yang mampu berprestasi dan memahami penggunaan senjata api secara aman, disiplin, dan bertanggung jawab sesuai standar IPSC,” ujar Kapolda.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip keselamatan atau safety first dalam setiap kegiatan menembak. Seluruh peserta diminta memahami aturan, teknik, dan prosedur penggunaan senjata api guna meminimalisir risiko pelanggaran maupun kecelakaan saat latihan dan pertandingan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sportivitas, solidaritas, dan kekompakan antar anggota Dingo Cartenz Shooting Club Polda Papua sebagai wadah pembinaan olahraga menembak berprestasi.

Sementara itu, pelatih tembak reaksi memberikan pembekalan mengenai prinsip dasar IPSC, mulai dari aturan keselamatan, prosedur penggunaan senjata api, hingga sistem penilaian dalam pertandingan tembak reaksi.

Peserta juga diingatkan untuk mematuhi instruksi Range Officer (RO), menjaga arah laras senjata tetap aman, tidak menyentuh pelatuk sebelum siap menembak, serta menggunakan perlengkapan keselamatan selama kegiatan berlangsung.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapat pemahaman mengenai tiga prinsip utama IPSC, yakni Diligentia (akurasi), Vis (kekuatan), dan Celeritas (kecepatan), yang menjadi dasar penilaian dalam olahraga tembak reaksi.

Polda Papua Gelar Uji Kesamaptaan Jasmani Seleksi Taruna-Taruni Akpol 2026

RRI.CO.ID, Jayapura - Polda Papua melaksanakan Uji Kesamaptaan Jasmani dalam rangka Seleksi Penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 di Lapangan SPN Polda Papua, Kolam Renang Ajen Jayapura, dan Gedung Dojo SPN Polda Papua, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala SPN Polda Papua, Kombes. Pol. Andreas Tampubolon. Pelaksanaan tes diawali dengan apel pagi dan pemeriksaan kesehatan peserta oleh Tim Keslap Biddokkes Polda Papua. Setelah itu, peserta mengikuti pemanasan sebelum menjalani seluruh rangkaian tes fisik.

Materi yang diujikan meliputi lari 12 menit, pull up, sit up, push up, shuttle run, tes renang, hingga pemeriksaan antropometrik. Seluruh tahapan seleksi dilakukan di bawah pengawasan ketat panitia dan pengawas internal guna memastikan proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Ketua Pelaksana kegiatan, Kombes. Pol. Andreas Tampubolon mengatakan, pelaksanaan seleksi secara umum berjalan baik dan maksimal. Ia mengapresiasi seluruh panitia dan personel yang telah menjalankan tugas dengan profesional.

Menurutnya, ketelitian administrasi, kesiapan teknis, dan profesionalisme panitia menjadi hal penting agar hasil seleksi benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Seluruh personel harus tetap teliti dalam pencatatan data, verifikasi hasil tes, serta memahami setiap prosedur pelaksanaan agar tidak terjadi kesalahan dalam proses seleksi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh panitia agar tetap menjaga kekompakan dan kesiapan menghadapi tahapan seleksi berikutnya yang diperkirakan akan diikuti lebih banyak peserta.

Selain itu, para peserta diminta menjaga kondisi fisik selama mengikuti rangkaian seleksi agar dapat menjalani tes secara maksimal dan terhindar dari cedera.

Pelaksanaan Uji Kesamaptaan Jasmani Seleksi Penerimaan Taruna dan Taruni Akpol Tahun Anggaran 2026 di Polda Papua berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga seluruh kegiatan selesai dilaksanakan.

Persekutuan Oikumene Polda Papua Gelar Menggeler Kunjungan Kasih ke Panti Asuhan

RRI.CO.ID, Jayapura - Memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus dan menyambut Hari Raya Pentakosta 2026, Persekutuan Oikumene Polda Papua melaksanakan kegiatan kunjungan kasih ke Panti Asuhan Holei Roo Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasubdit 3 Dit Intelkam Polda Papua, AKP. Jan Viktor Makanue, dan sejumlah personel Polda Papua lainnya.

Kunjungan kasih ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan humanis dan pelayanan sosial keagamaan.

Dalam sambutannya, AKP. Jan Viktor Makanue menyampaikan apresiasi kepada pengurus panti asuhan yang dinilai telah merawat dan membina anak-anak dengan penuh kasih.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk perhatian dan ketulusan hati keluarga besar Persekutuan Oikumene Polda Papua dalam berbagi kasih kepada sesama, khususnya anak-anak di Panti Asuhan Holei Roo,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan agar hubungan baik antara Polda Papua dan masyarakat terus dipertahankan melalui komunikasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Holei Roo Sentani, Polanda, mengapresiasi perhatian yang diberikan jajaran Polda Papua kepada anak-anak panti asuhan.

“Atas nama keluarga besar Panti Asuhan Holei Roo, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kasih yang diberikan kepada kami,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Persekutuan Oikumene Polda Papua juga menyerahkan tali asih kepada pihak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, Polda Papua berharap hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri melalui kegiatan sosial yang humanis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....