Gubernur Fakhiri Panen Perdana Padi di Yapen, Dorong Papua Jadi Lumbung Beras
- 24 Mei 2026 08:32 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Yapen – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan panen padi perdana bersama Kelompok Tani Arwamboi di Kampung Wabuayar, Distrik Teluk Ampimoi, Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (19/5/2026). Panen tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong swasembada pangan lokal di Papua.
Dalam kunjungannya, Fakhiri menyebut hasil panen di Yapen menunjukkan potensi pengembangan pertanian pangan di wilayah Papua. Pemerintah Provinsi Papua juga menargetkan daerah itu dapat berkembang menjadi salah satu lumbung beras di Tanah Papua.
“Hari ini saya berada bersama Kelompok Tani Arwamboi di Kampung Wabuayar untuk melakukan panen padi perdana. Ini pertama kali saya datang panen di Yapen,” kata Fakhiri.
Ia mengapresiasi pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang dinilai serius mendukung pengembangan sektor pertanian. Dukungan tersebut disebut penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Saya berterima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh jajaran yang sudah membantu Provinsi Papua dalam mendorong swasembada pangan lokal,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Fakhiri juga menyoroti penggunaan alat pertanian yang masih manual. Pemerintah provinsi berencana membantu pengadaan alat modern untuk meningkatkan produktivitas petani.
“Kami akan minta Dinas Pertanian mengirim alat yang bisa langsung memproses beras. Nanti petani bisa beri nama hasil produksinya Beras Wabuayar,” katanya.
Menurutnya, penggunaan merek lokal penting untuk meningkatkan nilai jual hasil pertanian masyarakat. Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat identitas produk pangan asal Yapen.
Selain itu, gubernur meminta koperasi kampung kembali diaktifkan untuk mendukung kemandirian ekonomi petani. Koperasi diharapkan menjadi pusat distribusi dan pengelolaan hasil panen masyarakat.
“Kalau koperasi berjalan, petani bisa hidup dari usahanya sendiri dan tidak selalu bergantung kepada pemerintah,” ucap Fakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....