PLN Pastikan Keandalan Listrik saat Iduladha 1447 H di Tanah Papua

  • 20 Mei 2026 13:37 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura ~ Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) menyiagakan pasokan listrik di seluruh Tanah Papua dalam keadaan prima. Langkah ini diambil sebagai komitmen PLN untuk memberikan kenyamanan beribadah bagi seluruh masyarakat yang merayakan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur mengatakan, jelang momen Iduladha, masa siaga nasional kelistrikan akan ditetapkan selama tiga hari, yakni pada tanggal 26 hingga 28 Mei 2026, namun untuk di Tanah Papua sendiri masa siaga sudah dimulai sejak tanggal 13 Mei 2026.

Berbagai persiapan dilakukan diantaranya yaitu melakukan inspeksi penyulang dan gardu, penyisiran serta penebangan pohon hingga memastikan ketersediaan bahan bakar seluruh pembangkit.

“Sebanyak 1.038 personel yang terdiri dari 334 pegawai dan 668 tenaga alih daya hingga 36 personel Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) disiagakan sebagai salah satu cara untuk mengamankan dan mengantisipasi adanya gangguan kelistrikan dengan menerapkan sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam,” papar Roberth Rumsaur.

Ditambahkan, sebagai langkah antisipatif, PLN juga telah menetapkan 236 lokasi prioritas pengamanan, yang sebagian besar merupakan masjid serta lokasi pelaksanaan ibadah salat Iduladha seperti lapangan, alun-alun, dan gedung serbaguna. Tak hanya itu, para personel yang bersiaga juga didukung berbagai peralatan suplai cadangan berupa 34 unit gardu bergerak (UGB), 16 unit uninterruptible power supply (UPS) dan 74 unit mobile genset dengan kondisi siap pakai apabila kondisi gangguan terjadi.

General Manager PT. PLN. (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur (Foto: Arull)

“PLN berkomitmen agar seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal selama perayaan Iduladha 1447 H. Harapannya, masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan menikmati momen kebersamaan bersama keluarga dan kerabat,” tegas Roberth Rumsaur.

Namun jika terjadi gangguan yang tidak dapat dihindari, pelanggan dapat langsung melakukan pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile yang saat ini lebih mudah dan cepat untuk dilakukan. PLN saat ini telah bertransformasi ke era digital sehingga pekerjaan dapat dimonitor secara real time.

Selain memastikan kesiapan teknis dari sisi hulu hingga hilir, PLN juga mengimbau masyarakat untuk turut aktif menjaga keamanan instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal maupun lokasi perayaan. Penggunaan listrik secara bijak dan aman, terutama di area penyembelihan hewan kurban yang bersifat terbuka sangat disarankan guna menghindari risiko korsleting akibat paparan air atau kelebihan beban pada instalasi sementara.

Sistem kelistrikan di Tanah Papua sendiri saat ini berada dalam kondisi optimal. Daya mampu pasok tercatat mencapai 440,5 megawatt (MW), sementara beban puncak hanya sebesar 302,5 MW, artinya terdapat cadangan daya sebesar 138 MW (31%) yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....