Penyelundupan Cenderawasih Digagalkan, Burung Disembunyikan di Pipa
- 13 Mei 2026 09:19 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Petugas Karantina Papua menemukan empat burung cenderawasih mati-kawat hidup di dalam pipa paralon di Pelabuhan Laut Jayapura. Satwa dilindungi itu ditinggalkan pelaku dalam tas jinjing saat hendak diperiksa, Selasa, 12 Mei 2026 dini hari.
Pengungkapan itu dilakukan tim gabungan Karantina Papua dan BBKSDA Papua saat pengawasan penumpang KM Sinabung. Petugas sebelumnya mencurigai seseorang yang membawa tas jinjing kuning di area parkir pelabuhan.
Saat dihampiri petugas, orang tersebut melarikan diri dan meninggalkan tas di lokasi. Setelah diperiksa, petugas menemukan empat burung cenderawasih disembunyikan dalam potongan pipa paralon dan keranjang buah.
Pelaksana Tugas Kepala Karantina Papua, Krisna Dwiharniati mengatakan modus tersebut membahayakan kondisi satwa. Menurutnya, burung cenderawasih merupakan satwa dilindungi yang harus dijaga di habitat aslinya.
“Upaya penyelundupan dengan modus memasukkan burung ke dalam pipa sangat berisiko tinggi terhadap kesejahteraan satwa,” kata Krisna dalam keterangannya, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia mengatakan Karantina Papua bersama BBKSDA Papua akan memperketat pengawasan di pintu pemasukan dan pengeluaran. Langkah itu dilakukan untuk mencegah perdagangan ilegal satwa dilindungi.
“Satwa dilindungi dapat dilalulintaskan, tetapi harus memenuhi persyaratan karantina dan ketentuan konservasi,” ujarnya.
Keempat burung tersebut telah diperiksa dokter hewan karantina dan dinyatakan sehat. Selanjutnya, satwa itu diserahkan ke BBKSDA Papua untuk rehabilitasi sebelum dilepasliarkan kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....