Indosat Dorong Akselerasi Strategi AI dan Perkuat Posisi sebagai AI TechCo

  • 11 Mei 2026 23:56 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menegaskan percepatan transformasi menuju perusahaan berbasis kecerdasan artifisial (AI) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar baru-baru ini. Perseroan menyebut strategi AI North Star menjadi fokus utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

President Director dan Chief Executive Officer Indosat, Vikram Sinha, mengatakan Indosat terus mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin di tengah tantangan makro ekonomi sepanjang 2025.

“Fokus kami jelas, mempercepat eksekusi strategi AI untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen,” ujar Vikram Sinha, Senin (11/05/2026).

Ditambahkan, Indosat menargetkan transformasi menjadi AI-native telco dengan mengintegrasikan AI ke dalam operasional inti perusahaan. Langkah tersebut dilakukan melalui layanan hyper-personalization berbasis AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, produktivitas, dan efisiensi belanja modal.

Selain memperkuat bisnis konektivitas, Indosat juga memperluas bisnis ke sektor sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Perseroan menyebut saat ini tengah memasuki fase ekspansi layanan berbasis AI untuk segmen konsumen maupun enterprise.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah kerja sama dengan NVIDIA yang diumumkan dalam ajang NVIDIA GTC 2026. Kolaborasi tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran Sahabat-AI untuk memperkuat ekosistem AI nasional.

Melalui kemitraan itu, Indosat memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka NVIDIA Nemotron guna menghadirkan teknologi AI yang disesuaikan dengan kebutuhan dan konteks lokal Indonesia.

“Indosar juga mengembangkan AI Grid terdistribusi berbasis jaringan nasional dan infrastruktur pusat data untuk memperluas akses komputasi AI hingga ke berbagai daerah,” tegas Vikram Sinha.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris perusahaan. Perseroan mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota direksi efektif sejak penutupan rapat. Selain itu, Seppalga Ahmad ditunjuk sebagai komisaris perseroan.

Sementara itu, RUPST juga menetapkan pemberhentian dengan hormat terhadap Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza.

Sebagai bentuk komitmen kepada pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp3,57 triliun atau setara Rp111 per saham. Dividen tersebut akan dibayarkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman resmi hasil rapat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....