Venue PON Papua Akan Diaktifkan Jadi Kawasan Sport Tourism

  • 08 Mei 2026 18:31 WIB
  •  Jayapura

Venue PON Papua Akan Diaktifkan Jadi Kawasan Sport Tourism

RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua mulai menyiapkan kawasan Istora Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, sebagai pusat sport tourism. Langkah ini dilakukan untuk menghidupkan kembali venue peninggalan PON XX Papua sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di sekitar arena olahraga.

Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Laurens Wantik, mengatakan kawasan tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kegiatan olahraga, tetapi juga event rutin yang melibatkan pelaku UMKM dan komunitas olahraga. Aktivitas dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan.

“Kawasan Kampung Harapan akan diarahkan menjadi tempat sport tourism. Nanti akan ada event setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan melibatkan cabang olahraga dan UMKM,” ujarnya, Jumat, 8 Mei 2026.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan dilakukan setelah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) mulai berkantor di area Istora Papua Bangkit sejak Maret 2026. Penempatan personel dilakukan untuk mendukung pengelolaan venue secara langsung.

“Sebagian staf sudah ditempatkan di kawasan Istora Papua Bangkit untuk menangani operasional venue. UPTD juga bertugas mengatur pemanfaatan fasilitas olahraga yang ada,” kata Laurens.

Menurutnya, pemanfaatan venue dilakukan melalui pengelompokan fungsi arena olahraga. Sejumlah venue diarahkan menjadi pusat kegiatan yang mampu menghasilkan pendapatan daerah.

“Ada venue yang memang kami targetkan untuk event dan menghasilkan pendapatan. Sebagian lainnya digunakan untuk latihan dan ada juga yang statusnya siaga atau digunakan sewaktu-waktu,” ujar dia.

Ia menambahkan, pengembangan sport tourism juga diarahkan untuk mendukung kemandirian pengelolaan venue olahraga di Papua. Ke depan, UPTD yang menangani fasilitas tersebut akan diarahkan menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

"Kami ingin pengelolaan venue tidak sepenuhnya bergantung pada APBD. Targetnya UPTD ini bisa menjadi BLUD yang mampu membiayai operasional dan perawatan secara mandiri," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....