Pemprov Papua Sebut Perputaran Uang Masih Terjaga
- 06 Mei 2026 09:26 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua menyebut kondisi ekonomi daerah hingga pertengahan 2026 masih bergerak positif. Hal ini terlihat dari meningkatnya tabungan masyarakat dan inflasi yang masih berada dalam rentang target pemerintah.
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Papua Andry mengatakan peningkatan tabungan menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat masih berjalan. “Dengan nilai tabungan yang meningkat, berarti perputaran uang di Papua masih cukup besar,” katanya.
Ia menjelaskan masyarakat kini mulai lebih selektif dalam membelanjakan uang. Pengeluaran lebih banyak difokuskan pada kebutuhan utama dan efisiensi rumah tangga. “Masyarakat cenderung lebih berhati-hati dalam belanja, terutama untuk kebutuhan pokok,” ujarnya.
Berdasarkan data BPS, inflasi month to month Papua pada Maret 2026 tercatat 0,7 persen. Angka tersebut naik dibanding Februari sebesar 0,06 persen, namun masih berada dalam rentang target nasional 1,5 hingga 3,5 persen. “Inflasi Papua masih terjaga sesuai target pemerintah,” ucapnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan sektor UMKM untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat tetap bergerak. “Kami berharap program nasional dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....