Kakanwil Kemenag Papua Terlibat Dalam Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua
- 04 Mei 2026 14:23 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Kakanwil Kemenag Provinsi Papua, Klemens Taran, terlibat langsung sebagai pewawancara dalam seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua, periode 2026–2031, yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Papua, Senin (04/05/2026).
Kehadiran Klemens Taran yang juga tergabung dalam Tim Panitia Seleksi (Pansel) menegaskan komitmen penyelenggara dalam memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel.
Ketua Pansel, M.B. Setiyo Wahyudi, mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terintegrasi berbasis sistem guna menjamin objektivitas.
“Semua proses kita lakukan berbasis sistem, tidak lagi manual, untuk memastikan transparansi dan objektivitas dalam setiap tahapan,” kata M. B. Setiyo Wahyudi.
Ia menjelaskan, peserta sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, Computer Assisted Test (CAT), hingga penilaian makalah. Tahap wawancara dilakukan untuk menggali lebih dalam kompetensi dan pengalaman para calon.
Menurut Setiyo, jumlah formasi pimpinan yang tersedia hanya lima orang, sehingga tidak semua peserta dapat melaju ke tahap akhir. Hasil seleksi sepenuhnya ditentukan oleh capaian peserta di setiap tahapan.
“Hasil akhir ditentukan oleh proses yang sudah dijalani, mulai dari CAT hingga wawancara,” ujarnya.
Pansel menargetkan seluruh rangkaian seleksi rampung sesuai jadwal, dengan pengumuman hasil akhir direncanakan pada 8 Mei 2026, sebelum masa jabatan pimpinan sebelumnya berakhir.
Dalam pelaksanaannya, wawancara dibagi ke dalam beberapa sesi untuk menjaga efektivitas. Setiap peserta dinilai langsung oleh tim seleksi.
Adapun susunan Tim Pansel terdiri dari M.B. Setiyo Wahyudi sebagai ketua, Klemens Taran sebagai sekretaris, serta anggota Dr. H. Marwan Sileuw, Ir. Iman Djuniawal, dan Rita Wahyuningsih.
Setiyo menegaskan, proses wawancara tidak semata menguji, tetapi juga menjadi forum diskusi untuk menggali potensi terbaik peserta.
“Tidak perlu tegang. Ini forum diskusi untuk melihat pengalaman dan kapasitas peserta,” ujarnya.
Ia berharap pimpinan BAZNAS Papua yang terpilih mampu meningkatkan kualitas tata kelola zakat serta pelayanan kepada masyarakat.
“Hasil seleksi nanti diharapkan menghasilkan pimpinan yang lebih profesional dan mampu memperkuat peran BAZNAS di tengah masyarakat,” tegasnya.
Setelah seluruh tahapan selesai, hasil seleksi akan diajukan untuk pertimbangan teknis sebelum ditetapkan dan dilantik oleh Gubernur Papua.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....