Seleksi Pimpinan BAZNAS Papua Dibuka, Fokus Zakat Produktif
- 30 Apr 2026 07:55 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura — Seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026–2031 resmi dibuka di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Senin 27 April 2026. Pembukaan dilakukan Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Papua, Yohanes Walilo, mewakili Gubernur Papua. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Klemens Taran, unsur panitia seleksi, perwakilan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, serta para peserta seleksi.
Dalam sambutannya, Yohanes Walilo menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar agenda administratif, tetapi langkah strategis dalam menentukan arah pengelolaan zakat di Papua. “BAZNAS Papua ke depan harus menjadi lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel, serta mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan program prioritas seperti Kampung Zakat dan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya di wilayah terpencil, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan, Otonomi Khusus dan Kesra Setda Provinsi Papua, Herman Ick, dalam laporannya mewakili Ketua Panitia Seleksi menyampaikan bahwa proses seleksi dilaksanakan berdasarkan regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.
“Jumlah peserta yang lolos seleksi administrasi sebanyak 17 orang, seluruhnya laki-laki, dengan latar belakang pendidikan mulai dari Strata 1 hingga Strata 3, serta berasal dari unsur ulama, tenaga profesional, dan tokoh masyarakat Islam,” ucap dia.
Ia menambahkan, tahapan seleksi meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, tes kompetensi, wawancara, hingga penetapan akhir yang dijadwalkan berlangsung hingga awal Mei 2026. Dari proses ini akan dijaring 10 calon terbaik untuk diusulkan lebih lanjut.
Menurut Herman, zakat memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan Papua, seperti Papua Cerdas, Papua Sejahtera, dan Papua Harmoni.
“Penguatan zakat produktif dan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjawab tantangan kemiskinan dan kesenjangan di Papua,” katanya.
Di sisi lain, Kakanwil Kemenag Papua, Klemens Taran, mengapresiasi pelaksanaan seleksi yang berjalan sesuai jadwal nasional. Ia menegaskan peran Kementerian Agama dalam pembinaan dan dukungan teknis pengelolaan zakat.
“Kami berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan pimpinan BAZNAS yang kredibel, akuntabel, dan mampu menjalankan tugas secara profesional, sehingga pengelolaan zakat benar-benar memberi dampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....