Berkunjung ke Bulog, Siswa SMA Kalam Kadus Perluas Wawasan Ketahanan Pangan

  • 22 Apr 2026 13:32 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Perum Bulog Kantor Wilayah Papua menerima kunjungan studi tour dari siswa SMA Kristen Kalam Kudus Jayapura, sebagai bagian dari upaya edukasi dan literasi ketahanan pangan di Papua. Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang berkesempatan melihat langsung aktivitas dan pengelolaan logistik di gudang Bulog.

Pimpinan Perum Bulog Kanwil Papua, Ahmad Mustari, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan ini penting untuk memperkenalkan peran Bulog kepada generasi muda, khususnya terkait mekanisme penyaluran dan pengelolaan logistik pangan.

“Selama ini mungkin mereka belum tahu seperti apa Bulog, bagaimana mekanisme penyalurannya, serta visi dan misinya. Dengan hadir langsung, mereka bisa mengenal Bulog lebih dekat dan mendapatkan wawasan baru,” kata Ahmad Mustari, Rabu (22/04/2026).

Menurut Ahmad Mustari, kunjungan seperti ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, Bulog juga menerima kunjungan dari siswa sekolah dasar yang ingin melihat langsung kondisi gudang dan stok logistik.

Ia menegaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi bagian dari edukasi ketahanan pangan kepada masyarakat, dengan melihat langsung isi gudang, diharapkan tidak ada lagi keraguan terkait ketersediaan stok pangan.

Kunjungan siswa-siswi SMA Kalam Kudus di Gudang Bulog Kota Jayapura (Foto: Arull)

“Jangan sampai ada anggapan bahwa Bulog hanya sekadar cerita soal stok. Dengan melihat langsung, mereka tahu bahwa stok di gudang memang tersedia dan beragam, tidak hanya beras, tetapi juga minyak dan gula,” tegas Ahmad Mustari.

Sementara itu, guru pendamping dari SMA Kristen Kalam Kudus Jayapura, Ridel Tumbelaka menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai peran Bulog sebagai lembaga pengelola logistik pangan.

“Hari ini kami mengikuti sosialisasi dari Bulog dan langsung turun ke gudang untuk melihat aktivitas di dalamnya. Ini menjadi pengalaman yang sangat baik bagi siswa,” kata Ridel.

Ia menjelaskan, kunjungan ini diikuti oleh 24 siswa kelas 10 bersama satu guru pendamping. Program tersebut terlaksana setelah pihak sekolah menerima undangan resmi dari Bulog.

Ridel menambahkan, melalui kegiatan ini siswa mendapatkan banyak informasi baru yang sebelumnya belum mereka ketahui, khususnya terkait jenis logistik yang dikelola Bulog serta proses distribusinya.

“Selama ini mungkin mereka hanya tahu Bulog identik dengan beras, ternyata ada banyak komoditas lain. Pertanyaan-pertanyaan yang selama ini muncul juga bisa terjawab melalui kunjungan ini,” tuturnya.

Kunjungan edukatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya ketahanan pangan serta peran strategis Bulog dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Papua.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....