RSUD Jayapura Seleksi Peserta Pendidikan Dokter Spesialis Anestesi

  • 21 Apr 2026 07:31 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – RSUD Jayapura mulai menyeleksi peserta pendidikan dokter spesialis anestesi melalui jalur university-based. Program ini menjadi tahap awal pengembangan pendidikan dokter spesialis di Papua.

Plt. Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey, mengatakan seleksi sudah diikuti tujuh dokter. Prosesnya mencakup administrasi, akademik, TOEFL, hingga wawancara.

Ia menyebut, dari seluruh peserta hanya sekitar lima orang yang akan diterima pada semester ini. Penerimaan akan dilakukan secara bertahap setiap semester. “Kemungkinan yang diterima lima orang untuk semester ini, dan setiap semester akan ada penerimaan berikutnya,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 21 April 2026.

Selain anestesi, RSUD Jayapura juga menyiapkan pendidikan dokter spesialis obstetri dan ginekologi melalui jalur hospital-based. Program ini direncanakan bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada.

“Rencananya bulan Mei akan dilakukan penandatanganan kerja sama dengan UGM. Setelah itu baru masuk proses penerimaan,” ucapnya.

Menurut Andreas, pelaksanaan pendidikan untuk kedua program tersebut ditargetkan mulai pertengahan tahun ini. Program anestesi dijadwalkan mulai Juni hingga Juli 2026. “Anestesi mulai pendidikan Juni–Juli, dan obgyn juga direncanakan mulai pada periode yang sama,” katanya.

Ia menjelaskan, pendidikan dokter spesialis di Papua kini menggunakan dua mekanisme. Jalur university-based melalui Universitas Cendrawasih, sedangkan hospital-based melalui Kementerian Kesehatan.

"Sebelum dibuka, program ini telah melalui visitasi untuk menilai kesiapan sarana dan tenaga pengajar. Mereka melihat sarana, sumber daya pengajar, dan dukungan rumah sakit lain sebagai jejaring,” kata Andreas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....