Seruan Keras dari Ilaga: Kepala Suku Minta KKB Hentikan Teror terhadap Warga

  • 13 Apr 2026 17:12 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kepala Suku Besar Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, mengeluarkan seruan kepada seluruh masyarakat serta kelompok bersenjata (KKB) agar tidak lagi melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, khususnya aksi kekerasan dan perusakan fasilitas umum di wilayah Puncak. Dalam siaran pers, Senin 13 April 2026, Abelom menegaskan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Puncak harus dijaga bersama demi keberlangsungan kehidupan masyarakat. Ia secara khusus menyoroti tindakan KKB yang selama ini kerap melakukan aksi pembakaran bangunan dan kekerasan terhadap warga, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

“Kami minta dengan tegas kepada KKB agar tidak lagi membunuh masyarakat secara sembarangan, terlebih kepada guru dan tenaga kesehatan yang datang untuk membantu masyarakat. Mereka hadir untuk membangun, bukan untuk disakiti,” kata Abelom.

Ia juga mengkritisi aksi pembakaran fasilitas umum yang dinilai sangat merugikan masyarakat sendiri. Menurutnya, bangunan seperti sekolah, puskesmas, dan fasilitas pemerintah lainnya dibangun untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Puncak, bukan untuk dihancurkan.

“Bangunan yang ada itu untuk masyarakat Puncak. Kalau dibakar, yang rugi kita sendiri. Anak-anak tidak bisa sekolah, masyarakat tidak bisa berobat. Ini tindakan KKB yang sangat merugikan dan tidak berpihak kepada rakyat,” ujarnya.

Kata Abelom, pembangunan yang saat ini berjalan di Kabupaten Puncak merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, segala bentuk gangguan, terutama dari KKB, harus dihentikan.

Abelom Kogoya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan wilayah serta mendukung aparat TNI-Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia menilai, kolaborasi antara masyarakat dan aparat sangat penting agar aktivitas sosial dan ekonomi dapat berjalan dengan baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....