Keluarga Besar Rejauw Biak Hibahkan Tanah Kepada TNI AD
- 10 Apr 2026 12:36 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura- Keluarga besar marga Rejauw di Kabupaten Biak Numfor Papua, menyerahkan atau menghibahkan tanah, kepada TNI AD, untuk pembangunan Yunif TP 858 (Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 858/MSB . Penyerahan ini menjadi langah penting untuk mendukung penguatan pertahanan serta pembangunan di daerah setempat.
Perwakilan keluarga besar Rejauw, Bernard Fredrik Rejauw saat dihubungi RRI menyebutkan, penyerahan tanah hibah keluarga besar Rejauw, kepada pihak terkait yang berlokasi di Binpewer Makmakerbouw Biak Timur Kabupaten Biak umfor, adalah untuk pembangunan fasilitas militer Batalyon 858 TP.
“Jadi tanah Binpewer yang berlokasi di Makmakerbo, kami serahkan kepada TNI AD, murni adalah hibah dan tidak ada transaksi jual beli antara keluarga besar Rejauw dan TNI AD,” ujar Bernard Fredrik Rejauw pada Kamis (9 April 2026)
Dikatakan Bernard bahwa hibah tanah ini diberikan sebagai bentuk dukungan keluarga besar Rejauw terhadap peningkatan keamanan , serta mendorong pembangunan infrastruktur dan ekonomi di Biak Numfor.
Selain itu, pembangunan Batalyon InfanteriTeritorial Pembangunan 858, dalam rangka program Ketahanan Pangan Nasional yang merupakan program Presiden Prabowo.
Lebih lanjut keluarga besar Rejauw, mengapresiasi Kain Kain Karkara Biak yang saat ini masih gelar tahapan dalam sidang peradilan adat, untuk menindaklanjuti RDP DPRD Kab Biak Numfor, setelah menerima aspirasi yang menyatakan Lokasi Binpewer bersengketa.
“Kami keluarga besar Rejauw, berharap kepada pihak yang mengklaim tanah Binpewer bukan milik hak ulayat keluarga Rejauw, mari kita duduk sama-sama untuk berikan pembuktian siapa pemilik hak ulayat tanah Binpewer sesuai prosedur peradilan adat Biak.” ucapnya.
Sebelumnya pada tanggal (1 April 2026), tim peradilan adat Mananwir Gerarld Kafiar turun ke lokasi melakukan pengukuran tanah seluas 700 m x 800 m per segi . Terbukti tanah tersebut milik Keret/Marga Rejauw dengan bukti-bukti alam seperti kuburan tua , tanaman dusun pinang dan sagu.
Disisi lain keluarga besar Rejauw minta pihak TNI AD ,memperhatikan marga yang ada di sekitar wilayah pembangunan Batalyon infanteri Toritorial , agar kedepan memperhatikan dan memudahkan anak-anak mereka untuk masuk menjadi anggota TNI AD.
Keluarga besar Marga Rejauw di Biak Numfor, menyampaikan terimakasih kepada Panglima TNI, Kodam XVII Cenderawasih dan Kodim 1708/BN serta Pemerintah Daerah yang telah ikut dalam membangun Biak Numfor lebih maju.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....