Pawai Obor Warnai KPI GPI Elim Abepura Sambut Fajar Paskah

  • 05 Apr 2026 07:21 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Jemaat Gereja Protestan Indonesia Papua (GPI) Elim Abepura menggelar Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) yang dirangkaikan dengan malam puji-pujian semalam suntuk untuk menyongsong Fajar Paskah, Sabtu 4 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman gereja tersebut mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang merujuk pada 2 Korintus 5:17. Adapun subtema yang diangkat yakni “Melalui Kebangkitan Kristus, Kita Meninggalkan Manusia Lama dan Mengenakan Manusia Baru yang Telah Diperbaharui oleh Allah.”

Ketua Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG), Marthen Timisela menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, dia juga mengapresiasi dukungan majelis dan jemaat. Ibadah lalu dilanjutkan dengan renungan Firman Tuhan oleh Surya Panggabean yang mengangkat perikop Efesus 4:17–32. Ia mengingatkan jemaat untuk meninggalkan kehidupan lama yang penuh dosa dan beralih kepada hidup dalam kebenaran serta kasih.

“Paskah bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai perubahan hidup yang nyata,” ujarnya.

Kata Marthen, kebangkitan Kristus menjadi dasar pembaruan hidup orang percaya yang diwujudkan melalui kejujuran, pengendalian diri, perkataan yang membangun, serta kemampuan mengampuni sesama.

Sejumlah kegiatan turut mewarnai malam penyegaran iman tersebut, di antaranya puji-pujian oleh wadah pelayanan, cerdas cermat Alkitab, praise and worship, hingga fragmen penyaliban oleh pemuda gereja. Kebersamaan jemaat juga terlihat dalam kegiatan jalan obor dan pencarian telur Paskah.

Memasuki dini hari sekitar pukul 03.00 WIT, ribuan jemaat mengikuti pawai obor Paskah dari kawasan gereja menuju Kotaraja dan kembali ke lokasi semula. Sepanjang perjalanan, jemaat melantunkan puji-pujian dengan penuh sukacita. Pawai obor tersebut juga diikuti sejumlah gereja lain di wilayah Abepura.

Salah satu jemaat, Salmon H., mengungkapkan rasa syukurnya atas perayaan tersebut. Ia menilai momentum Paskah menjadi pengingat akan pengorbanan Yesus Kristus yang mengajarkan kerendahan hati dan ketulusan bagi setiap orang percaya.

Usai pawai obor, kegiatan dilanjutkan dengan Ibadah Paskah yang dipimpin Pendeta Vero Balubun. Pembacaan Alkitab diambil dari Yohanes 20:1–10 yang mengisahkan perjumpaan Maria dengan Yesus setelah kebangkitan.

Dalam khotbahnya, Pendeta Vero menegaskan bahwa perjumpaan tersebut mengubah kesedihan dan ketakutan menjadi kekuatan untuk bersaksi.

“Kuasa kebangkitan membarui kemanusiaan kita, dari manusia lama yang dipenuhi egoisme, kebencian, dan ketidakpedulian, menjadi manusia baru yang memancarkan kasih,” kata Pdt Vero.

Perayaan Paskah di GPI Elim Abepura tahun ini menjadi momentum refleksi iman sekaligus penguatan spiritual bagi jemaat untuk hidup dalam nilai-nilai kasih dan pembaruan sesuai makna kebangkitan Kristus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....