Gereja Didorong Ambil Peran Sosial dalam Pembangunan Papua
- 01 Apr 2026 07:51 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Gereja di Papua didorong mengambil peran lebih luas dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat. Peran tersebut tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai agen perubahan.
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan gereja memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, nilai keagamaan perlu diwujudkan dalam tindakan nyata. “Kasih Kristus bukan hanya menjadi dasar iman, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” kata Fakhiri di saat menghadiri perayaan HUT ke-71 Jemaat GKI Paulus Dok V Jayapura, Selasa (31/3/2026).
| Baca juga: Pengurus Pemuda Katolik Tiga Daerah Dilantik |
Ia menilai gereja dapat berkontribusi dalam menghadirkan keadilan, perdamaian, dan kesejahteraan. Hal ini menjadi penting di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, gereja juga memiliki peran sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mewujudkan Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis. “Mari kita bergandengan tangan membangun Papua yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Paulus Dok V Pdt Fransina Mandowen mengatakan pelayanan gereja tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Termasuk peran pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan. “Kami menyadari pelayanan gereja berjalan bersama dukungan pemerintah sebagai mitra,” kata Fransina.
Ia menambahkan gereja terus berkembang sejak berdiri pada 1955. Perkembangan tersebut mencakup pelayanan, jumlah jemaat, serta kualitas iman umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....