BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Waropen
- 08 Mar 2026 20:15 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk sejumlah wilayah di Papua, Minggu 8 Maret 2026 malam. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi disertai kilat atau petir dan angin kencang. Berdasarkan informasi prakirawan BMKG Papua, kondisi tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 20.25 WIT di beberapa wilayah Kabupaten Waropen, seperti Distrik Masirei, Risei Sayati, dan Kirihi.
Potensi hujan lebat juga diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Mamberamo Raya, khususnya di Distrik Rufaer dan Mamberamo Tengah Timur.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut juga berpotensi meluas ke sejumlah distrik lain di Kabupaten Waropen, antara lain Waropen Bawah, Urei Faisei, Inggerus, Oudate, Demba, Wonti, dan Soyoi Mambai.
Selain itu, wilayah Kabupaten Mamberamo Raya yang berpotensi terdampak meliputi Distrik Mamberamo Tengah, Mamberamo Hulu, Waropen Atas, dan Benuki. Cuaca ekstrem ini diperkirakan masih berlangsung hingga sekitar pukul 22.25 WIT.
Masyarakat dan instansi terkait Diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis akibat cuaca ekstrem, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta kerusakan lainnya.
Warga yang tinggal di wilayah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta tetap waspada, terutama jika hujan terjadi secara terus-menerus selama beberapa hari. Sementara bagi warga yang tinggal di dataran rendah atau dekat aliran sungai diingatkan untuk mengantisipasi kemungkinan genangan maupun banjir.
Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap kemungkinan robohnya pohon, papan reklame, atau benda lain akibat angin kencang.
BMKG juga mengimbau instansi terkait seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai, dan kepolisian untuk mengantisipasi potensi bencana dengan mengarahkan masyarakat serta arus lalu lintas agar menghindari kawasan rawan longsor, banjir, maupun banjir bandang selama periode peringatan dini.
Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG, seperti situs www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, serta aplikasi InfoBMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....