BMKG Perbarui Peringatan Dini Hujan Lebat Papua
- 08 Mar 2026 15:38 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Papua, Minggu 8 Maret 2026 pukul 16.40 WIT. Sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. BMKG memprakirakan kondisi cuaca tersebut mulai terjadi sekitar pukul 16.45 WIT di beberapa wilayah Kabupaten Jayapura, antara lain Sentani, Sentani Timur, Depapre, Sentani Barat, Kemtuk, Kemtuk Gresi, Nimboran, Nimbokrang, Unurum Guay, Demta, Ebungfao, Waibu, Nambluong, Yapsi, Raveni Rara, dan Yokari.
Selain itu, potensi hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Skanto (Kabupaten Keerom), Masirei, Demba, dan Soyoi Mambai (Kabupaten Waropen), Waropen Atas (Kabupaten Mamberamo Raya), serta Muara Tami di Kota Jayapura. BMKG menyebutkan kondisi cuaca tersebut juga dapat meluas ke wilayah Kaureh di Kabupaten Jayapura, Arso dan Arso Barat di Kabupaten Keerom, serta Waropen Bawah, Risei Sayati, Oudate, dan Wonti di Kabupaten Waropen. Sementara di Kota Jayapura, potensi hujan dapat meluas hingga wilayah Abepura.
Kondisi cuaca ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga sekitar pukul 18.45 WIT. BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan kerusakan lainnya akibat hujan lebat serta angin kencang.
Wilayah dengan topografi curam atau rawan longsor diminta tetap siaga, terutama jika hujan ringan hingga sedang terjadi dalam beberapa hari berturut-turut. Sementara masyarakat di daerah dataran rendah atau dekat aliran sungai diingatkan untuk mewaspadai potensi genangan maupun banjir.
BMKG juga meminta instansi terkait seperti BPBD, Balai Wilayah Sungai, dan Kepolisian untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca dengan menghindarkan masyarakat serta arus lalu lintas dari wilayah rawan longsor, banjir, maupun banjir bandang selama periode peringatan dini berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....