Siaran Ramadan RRI Jayapura Jadikan Hati Adem dan Tenteram

  • 02 Mar 2026 11:08 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Mendengarkan siaran RRI pada bulan suci Ramadan bernuansa islami, mampu menghadirkan rasa adem dan tenteram. Program Ramadan RRI Jayapura disiarkan melalui tiga programa, dengan sajian dakwah dan inspirasi spiritual.

Programa 4 misalnya, menghadirkan cerita dan pengalaman Ramadan bagi perantau di berbagai daerah. Sementara Programa 1 dan Programa 2, menampilkan ustaz serta ustazah berpengalaman, yang membahas hikmah puasa.

Di Programa 1, acara tersebut bernama Hikmah Senja, sementara di Programa 2, Tauladan Tanya Ustad di bulan Ramadan. Kedua program tersebut menjadi rujukan umat Muslim memperoleh pencerahan, menjelang waktu berbuka puasa.

Hal tersebut diungkapkan Sila, seorang penjual sayura di Pasar Youtefa Jayapura. Pasar tradisional tersebut, berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat Kota Jayapura.

Menurut Sila, siaran RRI Jayapura selama Ramadan mampu menenangkan hati pendengarnya. Ia mengaku rutin mendengarkan tausiah sambil berjualan menjelang waktu berbuka puasa.

“Saya setiap bulan Ramadan, selalu mendengarkan siaran dari RRI Jayapura. Dengar tausiah ustaz atau ustazah sambil jualan, sambil mendapat siraman rohani, benar-benar senang," katanya, Sabtu (28 Februari 2026).

Sila mengaku tidak terlalu memahami programa mana yang didengarkan setiap hari. Namun baginya, makna siaran Ramadan lebih penting dibanding mengetahui saluran penyiarannya.

“Siarannya saya tidak terlalu tahu tuh dari programa berapa, tapi sudah dari dulu di gelombang itu, tidak pindah-pindah. Tapi benar-benar menyejukkan hati dan membantu saya lebih dekat kepada Sang Pencipta," ujarnya.

Dengan radio kecil dan speaker aktif, Sila membagikan siaran kepada pedagang sekitar, sambil menunggu berbuka puasa. Siaran Programa 2 RRI Jayapura frekuensi 90.1 Mhz, menemani aktivitas berjualan mereka.

“Kami yang Muslim di sekitar sini, rata-rata ikut mendengarkan siaran RRI Jayapura, sambil menunggu waktu berbuka puasa. Nanti kalau sudah berbuka, baru kami masing-masing menyimpan jualan untuk pulang ke rumah," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....