PGE Targetkan Instalasi Flow2Max di Filipina

  • 28 Feb 2026 17:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max® di lapangan panas bumi milik Energy Development Corporation (EDC) di Leyte, Filipina, pada Juni 2026. Rencana itu mengemuka saat delegasi PGE mengunjungi lapangan wet steam terbesar di dunia milik EDC, 12 Februari lalu. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari roadshow global PGE untuk mendorong komersialisasi inovasi teknologi panas bumi sekaligus membuka peluang pendapatan di luar negeri.

Head of Geothermal Technology and Innovation EDC, Erlindo Angcoy Jr., menyampaikan ketertarikan terhadap Flow2Max® karena dinilai sesuai dengan karakteristik lapangan Leyte dan kebutuhan optimalisasi kinerja sumur.

Manager Production & Optimization Excellence PGE, Mohamad Husni Mubarok, mengatakan Filipina saat ini menempati peringkat ketiga kapasitas panas bumi dunia setelah Amerika Serikat dan Indonesia. “Penerapan Flow2Max® diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi dan memperkuat pengelolaan reservoir secara berkelanjutan,” kata dia dalma siaran pers Pertamina..

Flow2Max® merupakan teknologi pengukuran dua fase yang memungkinkan pemantauan aliran fluida secara real time, sehingga evaluasi kinerja sumur dan prediksi produktivitas dapat dilakukan lebih akurat.

Sementara itu, Manager Ops Asset Management & Optimization PGE, Jati Permana Kurniawan, menyebut kedua pihak sepakat melanjutkan pembahasan kerja sama strategis. “Kolaborasi ini diharapkan mendorong kemajuan sektor panas bumi di tingkat global sekaligus memperkuat posisi PGE sebagai produsen panas bumi kelas dunia,” katanya.

Melalui ekspansi ini, PGE berharap memperluas peran Indonesia dalam rantai nilai industri panas bumi global dan mendukung target net zero emission 2060.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....