Perayaan Rabu Abu, Awal Masa Pra Paskah

  • 19 Feb 2026 11:10 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Perayaan Rabu Abu bagi umat Katolik, menandai dimulainya masa pertobatan sekaligus memasuki masa Pra Paskah. Momentum ini mengajak umat merefleksikan diri, serta mempersiapkan hati menjalani masa puasa dengan kesungguhan iman.

Hal tersebut disampaikan Pastor Yuvensius Aituru Projo, dalam khotbah Misa Rabu Abu di Paroki Gembala Baik Abepura. Perayaan misa berlangsung Rabu malam (18 Februari 2026) dan dihadiri umat Katolik dengan penuh kekhusyukan.

Menurut Pastor Yuvensius, masa pertobatan yang dimaknai sebagai masa puasa sangat penting bagi umat Katolik. Masa ini menuntut umat kembali kepada kasih dan kehendak Tuhan dengan kesadaran penuh akan keberdosaan.

"Masa Pra Paskah mengajak umat berdamai dan berbalik kepada Tuhan melalui relasi intim yang dibangun secara sungguh. Selain itu, umat diharapkan membangun hubungan harmonis dengan sesama, serta menjaga alam semesta secara arif bijaksana," ujarnya.

Pastor Yuvensius menambahkan, Rabu Abu juga menjadi awal puasa dan pantangan yang menuntut pengendalian diri. Umat diajak mengurangi kesenangan pribadi sehari-hari, berhemat dan berbagi dengan sesama yang kurang beruntung.

“Dan Apa yang kita berikan, tidak perlu diketahui orang lain. Yah, apa yang diberikan tangan kirimu, jangan diketahui tangan kananmu," ucapnya.

Perayaan Rabu Abu di Paroki Gembala Baik Abepura, dilaksanakan tiga kali karena banyaknya jumlah umat yang datang. Ribuan umat tetap mengikuti misa, meski harus berdiri bahkan duduk di atas motor dengan tertib dan khidmat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....