Stok Pangan Papua Aman Jelang Puasa dan Lebaran
- 11 Feb 2026 13:04 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua memastikan stok pangan pokok jelang puasa dan Lebaran dalam kondisi aman. Ketersediaan beras bahkan disebut cukup untuk dua hingga tiga bulan ke depan berdasarkan laporan Bulog dan distributor.
Kepala Dinas Pangan Papua, Sri Utami, mengatakan ada 14 komoditas pangan prioritas yang dipantau sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional. “Di antaranya beras, jagung, kedelai lokal dan impor, bawang, cabai, daging, telur, gula konsumsi, minyak goreng, serta ikan,” katanya di Jayapura, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menyebut, berdasarkan evaluasi bersama Bulog dan lima distributor besar, stok beras dalam posisi aman. “Informasi dari Bulog, stok beras cukup untuk dua sampai tiga bulan. Distributor juga menyatakan pasokan aman menjelang puasa dan Lebaran,” ujarnya.
Selain beras, ketersediaan gula pasir, tepung, dan minyak goreng juga dinilai mencukupi. Komoditas tersebut tersedia baik di gudang maupun di tingkat ritel.
Dari sisi pengawasan harga, Pemprov Papua mengaktifkan Satuan Tugas Sapu Bersih pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan. Satgas tersebut dikomandoi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua dan mulai bergerak sejak 5 Februari 2026.
Lanjutnya, dalam inspeksi mendadak di sejumlah distributor dan Pasar Hamadi, tim menemukan minyak goreng dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). “Ketua Satgas sudah memberikan peringatan preventif agar harga dikembalikan sesuai HET,” kata Sri Utami.
Ia menambahkan, pengendalian harga menjadi fokus agar daya beli masyarakat tetap terjaga. “Kami ingin masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan pasokan yang tersedia,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....