Dua Jembatan Bailey Pulihkan Akses ke Aceh Tengah
- 31 Jan 2026 18:56 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Pemulihan akses antarwilayah di Aceh pascabencana banjir dan longsor akhir November 2025 terus menunjukkan perkembangan positif. Dua jembatan bailey yang menjadi jalur vital menuju Aceh Tengah kini telah rampung dan mulai difungsikan. Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan selesainya pembangunan jembatan bailey Krueng Beutong di Kabupaten Nagan Raya dan jembatan bailey Umah Besi di Kabupaten Bener Meriah menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Konektivitas yang kembali terbuka sangat membantu mobilitas warga dan distribusi logistik, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi serta pelayanan publik,” ujar Murthalamuddin, Jumat, 9 Januari 2026.
Di Nagan Raya, jembatan bailey Krueng Beutong sepanjang 30 meter dengan kapasitas beban hingga 20 ton telah terpasang menggantikan jembatan utama jalur Nagan Raya–Aceh Tengah yang rusak diterjang banjir bandang. Jembatan tersebut telah diresmikan dan saat ini masih menjalani pemasangan aksesoris serta uji beban sebelum dibuka bertahap untuk kendaraan umum.
Sementara itu, jembatan bailey Umah Besi di Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah, mulai difungsikan pada hari yang sama. Jembatan ini kembali menghubungkan jalur Bireuen–Bener Meriah menuju Aceh Tengah yang sebelumnya terputus akibat bencana.
Rampungnya dua jembatan darurat ini diharapkan mempercepat pergerakan barang dan jasa, serta memulihkan aktivitas masyarakat di wilayah Aceh bagian tengah yang sempat terisolasi.
Murthalamuddin menjelaskan, pembangunan kedua jembatan bailey tersebut dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh dengan dukungan personel TNI Zeni Angkatan Darat.
Menurutnya, sinergi antarlembaga dan semangat gotong royong menjadi kunci percepatan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana.
Sumber: infopublik.id
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....