Pembatasan HP Anak Tak Cukup Hanya di Sekolah
- 31 Jan 2026 16:33 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – Dinas Pendidikan Papua mengingatkan orang tua agar turut membatasi penggunaan handphone anak di rumah. Penggunaan handphone dinilai berdampak pada menurunnya komunikasi antara orang tua dan anak.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Papua Marthen Medlama mengatakan dampak penggunaan handphone tidak hanya terjadi di lingkungan sekolah. Di lingkungan keluarga, interaksi anak dan orang tua juga ikut terpengaruh.
Diketahui, Dinas Pendidikan Papua menerbitkan surat edaran pembatasan penggunaan handphone di sekolah mulai Januari 2026. Kebijakan berlaku untuk jenjang TK/PAUD hingga SMA dan SMK.
“Karena itu, edaran juga menjadi pengingat bagi orang tua di rumah. Orang tua juga harus mengatur waktu penggunaan handphone anak,” kata Marthen, Sabtu, 31 Januari 2026.
Ia menjelaskan pembatasan penggunaan handphone di sekolah bertujuan menjaga fokus belajar siswa. Namun, pengawasan dinilai tidak akan efektif tanpa peran keluarga di rumah.
Marthen menyebut penyalahgunaan handphone berpotensi memicu paparan konten negatif. Risiko tersebut termasuk konten berbahaya yang dapat mengancam keamanan anak. “Ini kontrol bersama antara sekolah dan keluarga,” ujarnya.
Menurutnya, handphone tetap dapat digunakan apabila menunjang proses pembelajaran. Namun, penggunaan untuk hiburan yang berlebihan perlu dikendalikan. “Tujuannya menjaga masa depan anak-anak,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....