Kekosongan Obat Kemo Ancam Keselamatan Pasien Kanker Jayapura

  • 25 Jan 2026 12:47 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Keterlambatan pemberian kemoterapi akibat kekosongan obat berisiko memperparah kondisi pasien kanker. Penundaan terapi dapat menyebabkan peningkatan stadium penyakit.

Kepala Unit Kemoterapi RSUD Jayapura, Jan Frits Siauta, mengatakan keterlambatan kemoterapi berdampak serius terhadap prognosis pasien. Risiko kesakitan dan kematian dapat meningkat.

“Keterlambatan kemo itu mengerikan. Pasien bisa naik stadium, dari dua ke tiga, dari tiga ke empat,” kata Jan, Minggu, 25 Januari 2026.

Ia menjelaskan kenaikan stadium akan memperberat penderitaan pasien dan menurunkan harapan hidup. Karena itu, kontinuitas terapi menjadi hal yang sangat krusial. “Kalau stadium naik, penderitaan bertambah dan harapan hidup menurun,” ujarnya.

Terkait solusi, Jan mendorong Pemerintah Provinsi Papua sebagai pemilik rumah sakit untuk menjadikan layanan kanker sebagai prioritas utama. Ia menilai diperlukan kebijakan konkret dalam penganggaran. “Untuk memperbaiki layanan, harus ada kebijakan dan keberpihakan anggaran,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....