Peran Logistik dan Ekpedisi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Papua
- 07 Nov 2025 06:41 WIB
- Jayapura
KBRN, Jayapura: Menangkap peluang usaha logistik dan forwarder atau ekspedisi, menjadi upaya meningkatkan peran ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia). Langkah ini, diharapkan mampu mendorong daya saing industri serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di Tanah Papua secara berkelanjutan.
Hal tersebut menjadi tema utama Musyawarah Wilayah (Muswil) III Dewan Pengurus Wilayah ALFI Papua tahun 2025, Kamis (6/11/2025. Kegiatan dibuka resmi Gubernur Papua, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Cryfrianus Y. Mambay.
Tema Muswil dianggap relevan dengan tiga pilar transformasi kepemimpinan Gubernur Papua, yakni Papua Sehat, Cerdas, dan Produktif. Khusus pilar ketiga, Papua Produktif, tentu berhubungan erat dengan sektor ekonomi seperti logistik dan perdagangan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa logistik merupakan tulang punggung perekonomian di wilayah Papua yang terus berkembang. Peran ALFI, dinilai sangat penting untuk memastikan rantai pasok logistik di Papua berjalan lancar dan efisien.
“ALFI diharapkan lebih produktif, proaktif, dan memperkuat komunikasi serta kerja sama antarpelaku usaha logistik di Papua,” ujar Cryfianus. Ia menegaskan, asosiasi ini harus menjadi motor penggerak utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Papua yang berkelanjutan.

Sambutan Gubernur Papua, yang dibacakan Staf ahli Gubernur Bidang ekonomi, keuangan, dan pembangunan dalam Muswil III DPW ALFI ILFA Papua, (Kamis,6/11/2025). (Foto: RRI/Ida).
Sambutan disampaikan juga oleh Ketua DPW ALFI Papua, Yoseph Fonataba, dan perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua. Prof. Jefri, selaku Wakil Ketua Kadin dan Muhamad Nur Nasution, dari DPP ALFI turut memberikan pandangan strategisnya.
Muhamad Nur Nasution, mengapresiasi Pemerintah Daerah atas pertumbuhan ekonomi Papua sebesar 4,21 persen pada triwulan ketiga 2025. Peningkatan ekspor barang dan jasa sebesar 7,51 persen, menunjukkan aktivitas perdagangan serta permintaan dari luar wilayah terus meningkat.
“Ini menjadi energi positif bagi pelaku usaha logistik dan forwarder Papua untuk menciptakan peluang baru,” ucap Nur Nasution. Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik untuk memperkuat jaringan bisnis serta meningkatkan kontribusi ekonomi daerah.
Turut hadir para mitra strategis ALFI, antara lain pimpinan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Jayapura serta PT Pelindo Jayapura. Hadir pula Kepala Balai Karantina Jayapura, Bea dan Cukai, General Manager PT Angkasa Pura, serta para Ketua DPC ALFI se-Papua.
Penyelenggaraan Muswil III DPW ALFI Papua, telah sesuai ketentuan Pasal 14 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Kegiatan ini digelar secara demokratis, aman, dan tertib untuk menjaga marwah asosiasi sebagai mitra strategis pemerintah.
Asosiasi Logistik Indonesia sendiri, berdiri sejak tahun 1989 dengan nama Gafeksi, kemudian bertransformasi menjadi ALFI pada tahun 2010. Kini, bisnis logistik dan forwarder sangat dipengaruhi oleh dinamika perekonomian global serta kondisi nasional yang terus berubah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....