Perbedaan Waktu Puasa Umat Muslim di Dunia
- 10 Mar 2026 06:21 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Perbedaan durasi puasa di berbagai negara, terjadi karena letak geografis serta panjang siang dan malam di setiap wilayah. Kondisi tersebut membuat umat Muslim di berbagai kota di dunia, menjalankan ibadah puasa dengan waktu yang tidak sama.
Melansir indonesiabaik.id, pada tahun 2026, beberapa kota di dunia mencatat durasi puasa yang cukup panjang. Kota Christchurch di Selandia Baru, menjadi salah satu wilayah dengan waktu puasa terlama.
Di Christchurch, umat Muslim menjalankan puasa selama sekitar 15 jam 22 menit. Durasi tersebut dipengaruhi oleh panjang siang hari di wilayah tersebut.
Kota Puerto Montt di Chile, juga memiliki durasi puasa yang cukup panjang. Umat Muslim di kota tersebut, berpuasa sekitar 15 jam 13 menit.
Sementara itu, Canberra di Australia, mencatat waktu puasa sekitar 14 jam 48 menit. Durasi ini juga dipengaruhi oleh posisi geografis wilayah Australia bagian selatan.
Di Montevideo, Uruguay, umat Muslim menjalankan puasa selama sekitar 14 jam 42 menit. Durasi ini sedikit lebih pendek, dibandingkan beberapa kota lain di belahan selatan.
Johannesburg di Afrika Selatan, memiliki durasi puasa sekitar 14 jam 13 menit. Sementara itu, Harare di Zimbabwe, mencatat waktu puasa sekitar 13 jam 53 menit.
Di Brasilia, Brasil, umat Muslim menjalankan puasa sekitar 13 jam 47 menit. Durasi tersebut hampir sama dengan beberapa kota lain di wilayah Amerika Selatan.
Di Jakarta, Indonesia, umat Muslim menjalankan puasa sekitar 13 jam 28 menit. Durasi ini relatif stabil, karena Indonesia berada di wilayah tropis dekat garis khatulistiwa.
Sementara itu, Abuja di Nigeria, memiliki durasi puasa sekitar 13 jam 22 menit. Di Kuala Lumpur, Malaysia, umat Muslim berpuasa sekitar 13 jam 11 menit.
Perbedaan durasi puasa, menunjukkan keberagaman kondisi geografis di berbagai wilayah dunia. Namun demikian, umat Muslim tetap menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.