Kemenag Siapkan Panduan Takbiran jika Berbarengan Nyepi Bali

  • 08 Mar 2026 20:28 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kementerian Agama menyiapkan panduan pelaksanaan malam takbiran di Bali apabila Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bertepatan dengan Hari Raya Nyepi yang diperkirakan jatuh pada 19 Maret 2026. Panduan ini disusun melalui koordinasi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di Bali. Pedoman tersebut bertujuan memastikan kedua perayaan keagamaan dapat berlangsung dengan tertib serta tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal itu dikatakan oleh Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, dalam rilis Kemenag, Minggu 8 Maret 2026.

“Sejak awal kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta para tokoh agama di Bali. Prinsipnya, jika memang waktunya bersamaan, kedua perayaan ini tetap dapat dijalankan dengan saling menghormati dan penuh pengertian," kata Thobib.

Ia mengatakan dalam panduan tersebut, umat Islam diperkenankan melaksanakan takbiran di masjid atau mushola terdekat dengan berjalan kaki. Pelaksanaan takbiran juga diminta tanpa menggunakan pengeras suara serta tanpa menyalakan petasan maupun bunyi-bunyian lainnya.

Takbiran juga dianjurkan menggunakan penerangan secukupnya dengan waktu pelaksanaan mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WITA.

Rekomendasi Berita