Pertamina Pastikan Stok BBM Aman jelang Ramadan
- 07 Mar 2026 15:27 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan IdulFitri 2026. Ketersediaan stok BBM secara nasional saat ini berada pada kisaran sekitar 21 hari operasional dalam sistem logistik energi nasional. Stok tersebut merupakan cadangan operasional yang secara rutin dikelola untuk menjamin kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia. Jumlah pasokan bersifat dinamis karena terus diperbarui melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya. Hal itu dikatakan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, dalam rilis Pertamina, Sabtu 7 Maret 2026.
“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan penambahan secara berkala sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM," kata Roberth.
Menurut Roberth, pengelolaan rantai pasok energi dilakukan secara terintegrasi mulai dari pengadaan minyak mentah, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai daerah di Indonesia. Sistem ini dinilai mampu menjaga ketersediaan energi agar tetap stabil dan merata.
Selain itu, perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi geopolitik global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan energi dunia.
“Kami terus memantau perkembangan situasi global dan menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional," ujarnya.
Di tingkat regional, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, memastikan distribusi BBM di wilayah Papua dan Maluku tetap berjalan lancar selama Ramadan hingga Idulfitri.
Ia menyebutkan seluruh Fuel Terminal di wilayah Papua dan Maluku saat ini beroperasi optimal untuk menyalurkan BBM ke berbagai lembaga penyalur, termasuk wilayah kepulauan, pegunungan, dan daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
“Kami memastikan perencanaan suplai BBM ke wilayah Papua dan Maluku berjalan baik sehingga kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri tetap terpenuhi," kata Ispiani.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi tetap stabil di seluruh wilayah Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....