Van Dijk Kritik Aturan Jeda Hidrasi Wajib di Piala Dunia 2026

  • 18 Jun 2026 14:17 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura - Kapten Belanda Virgil van Dijk mengkritik aturan jeda hidrasi wajib yang diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2026. Menurutnya, kebijakan tersebut sebaiknya diterapkan berdasarkan kondisi pertandingan dan bukan menjadi aturan tetap setiap laga.

Pernyataan itu disampaikan Van Dijk, setelah Belanda bermain imbang 2-2 melawan Jepang dalam laga grup akhir pekan. Bek Liverpool tersebut, menilai jeda hidrasi tidak selalu diperlukan pada pertandingan yang berlangsung dalam kondisi normal.

Van Dijk mengaku mengikuti hampir seluruh pertandingan Piala Dunia sebelum tampil bersama tim nasional Belanda pekan ini. Ia memperhatikan bahwa setiap jeda hidrasi, sering dimanfaatkan penyiar televisi untuk menayangkan iklan komersial tambahan.

Menurut Van Dijk, kondisi tersebut kurang menyenangkan bagi penonton netral, yang ingin menikmati jalannya pertandingan sepenuhnya. Ia menilai alur pertandingan menjadi terputus sehingga mengurangi pengalaman menonton yang biasanya terasa lebih mengalir.

Meski demikian, Van Dijk tidak menolak keberadaan jeda hidrasi ketika cuaca benar-benar panas dan membahayakan pemain. Ia menegaskan keputusan pemberlakuannya harus mempertimbangkan kondisi cuaca serta kebutuhan masing-masing pertandingan secara terpisah.

FIFA mempertahankan kebijakan tersebut, dengan alasan keselamatan pemain selama menghadapi suhu tinggi di beberapa wilayah tuan rumah. Organisasi itu menyebut, cuaca ekstrem di Amerika Serikat dan Meksiko menjadi pertimbangan utama penerapan aturan.

Namun, sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut juga memiliki unsur komersial selain alasan kesehatan para pemain. Kritik muncul karena jeda tambahan, dianggap memberikan ruang lebih besar bagi penayangan iklan selama pertandingan.

Mantan penyerang Arsenal dan Inggris, Ian Wright, termasuk tokoh yang mempertanyakan tujuan utama kebijakan tersebut. Ia merasa alasan hidrasi, digunakan untuk membenarkan tambahan waktu siaran iklan selama pertandingan berlangsung.

Selain persoalan komersial, jeda hidrasi juga dianggap memengaruhi momentum permainan serta strategi masing-masing tim peserta. Pelatih dapat memanfaatkan waktu singkat tersebut, untuk memberikan instruksi taktik kepada para pemain di lapangan.

Pelatih tim putri Amerika Serikat, Emma Hayes dan pelatih Jerman, Julian Nagelsmann mengakui manfaat taktis aturan. Keduanya menilai jeda hidrasi membantu tim melakukan penyesuaian strategi, ketika menghadapi situasi pertandingan yang sulit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....