Irak Akhiri Penantian 40 Tahun dan Siap Tampil di Piala Dunia 2026
- 12 Jun 2026 04:45 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID, Jayapura - Selama lebih dari dua tahun, Irak menjalani perjalanan panjang yang penuh tantangan dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim nasional tersebut memainkan total 21 pertandingan, sebelum akhirnya memastikan tiket menuju Piala Dunia bergengsi.
Perjalanan panjang itu menjadi kampanye kualifikasi terlama dibandingkan seluruh peserta yang akan berlaga di Amerika Utara. Namun, kerja keras para pemain dan staf pelatih akhirnya membuahkan hasil yang sangat membanggakan bagi negara.
Keberhasilan tersebut, disambut meriah oleh masyarakat Irak yang telah menunggu momen bersejarah ini selama puluhan tahun. Mereka akhirnya kembali menyaksikan tim kebanggaannya, lolos menuju panggung sepak bola terbesar setelah penantian panjang.
Gelandang Irak, Amir Al Ammari, mengaku bangga menjadi bagian dari skuad yang mengukir sejarah penting tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu merupakan hasil perjuangan bersama yang dilakukan seluruh anggota tim sepanjang kualifikasi.
Dalam wawancaranya bersama fifa, Al Ammari menilai perjalanan menuju Piala Dunia mencerminkan karakter kuat timnya. Ia mengatakan, Irak selalu mampu bangkit ketika menghadapi tekanan maupun situasi sulit sepanjang perjalanan kualifikasi.
“Kami selalu menemukan jalan untuk bangkit kembali,” ujar Al Ammari saat menjelaskan mentalitas kuat tim nasional Irak. Pernyataan tersebut menggambarkan semangat juang para pemain yang tidak pernah menyerah menghadapi berbagai rintangan.
Setelah memastikan tempat di putaran final, fokus Irak kini tertuju pada tantangan yang lebih besar. Tim berjuluk Lions of Mesopotamia itu, bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh dalam persaingan fase grup mendatang.
Irak akan memulai kampanyenya dengan menghadapi Norwegia di Boston pada tanggal 16 Juni mendatang. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting, untuk mengawali turnamen dengan hasil positif dan meningkatkan kepercayaan diri.
Selanjutnya, Irak dijadwalkan bertemu Prancis di Philadelphia pada tanggal 22 Juni dalam laga berat. Tim asuhan mereka harus menghadapi runner-up Piala Dunia 2022 yang memiliki kualitas dan pengalaman tinggi.
Fase grup akan ditutup dengan pertandingan melawan Senegal di Toronto pada tanggal 26 Juni mendatang. Al Ammari diyakini memegang peran penting, saat Irak berusaha menciptakan kejutan pada ajang bergengsi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....