Peringatan HANI 2026, Polda Papua Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba
- 31 Jul 2026 17:40 WIB
- Jayapura
RRI.CO.ID. Jayapura – Polda Papua berkomitmen mendukung pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026. Kegiatan diselenggarakan Badan Narkotika Nasional secara virtual di Kantor BNN Provinsi Papua pada Kamis, (23 Juli 2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, Kepala BNN Provinsi Papua, serta Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen. Hadir pula unsur Forkopimda dan berbagai pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI, menegaskan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa Indonesia saat ini. Menurutnya, pencegahan penyalahgunaan narkotika membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya mengandalkan satu lembaga semata saja.
"Setiap penyalahgunaan narkotika yang berhasil dicegah berarti kita telah menyelamatkan masa depan generasi muda. Selain itu menjaga ketahanan keluarga dan melindungi masa depan bangsa. Perang melawan narkotika adalah tanggung jawab kita bersama,"ujar Kepala BNN RI.
Pada peringatan HANI 2026, BNN resmi meluncurkan program Ananda Bersinar, sebagai gerakan nasional melindungi anak dan remaja Indonesia. Program tersebut mengedepankan edukasi, pencegahan, serta penguatan peran keluarga dan lingkungan menghadapi ancaman penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan bersama.
Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Muhajir, menyampaikan Polda Papua siap memperkuat sinergi bersama BNN dan pemerintah daerah. Sinergi juga melibatkan TNI, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat membangun kesadaran bahaya narkotika bersama.
"Pencegahan merupakan langkah yang paling efektif dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika. Sinergi seluruh elemen masyarakat, sangat diperlukan, agar generasi muda Papua terlindungi dari ancaman narkoba. Juga mampu menjadi generasi yang sehat, produktif, serta berdaya saing," ujar Wakapolda Papua.
Selain memberantas jaringan peredaran gelap narkotika, Polda Papua mendukung rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan sebagai pendekatan yang lebih humanis. Langkah tersebut, diharapkan membantu para korban kembali menjalani kehidupan secara sehat serta produktif di tengah lingkungan masyarakat.
Melalui peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Polda Papua mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat juga diimbau berani melaporkan penyalahgunaan narkotika, demi mewujudkan Papua bersih narkoba menuju generasi emas Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....