Polda Papua Dukung Kebebasan Pers dan Sinergi Informasi

  • 07 Mei 2026 14:29 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua menegaskan komitmennya mendukung kebebasan pers dan memperkuat sinergi dengan insan media dalam penyebaran informasi kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Kaur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Papua, AKP Sebastian Anoith, terkait kondisi kebebasan pers di Papua yang masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Sebastian mengatakan, kebebasan pers di Papua memang mengalami beberapa hambatan, terutama akibat kondisi geografis dan keterbatasan sarana prasarana. Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi Polri dan insan pers untuk terus menjalin kerja sama dalam mendistribusikan informasi secara real time kepada masyarakat.

“Papua memiliki tantangan geografis yang cukup berat dan belum semua wilayah dapat diakses dengan mudah menggunakan peralatan media yang ada saat ini. Tetapi kendala tersebut bukan menjadi alasan untuk menghentikan sinergi antara pers dan instansi pemerintah, khususnya Polri Papua,” ujar AKP Sebastian Anoith lewat dialog interaktif Polisi menyapa RRI Jayapura pada Kamis, (7 Mei 2026).

Ia menjelaskan, selama ini berbagai kendala di lapangan masih dapat diatasi melalui koordinasi yang baik antara aparat keamanan dan wartawan. Menurutnya, kerja sama tersebut penting agar penyampaian informasi kepada publik tetap berjalan sesuai aturan dan regulasi yang berlaku.

Sebastian menambahkan, tantangan yang dihadapi wartawan saat melakukan peliputan bukan hanya terjadi di Papua, tetapi juga hampir di seluruh wilayah Indonesia, terutama saat meliput aksi demonstrasi. Karena itu, ia mengimbau para jurnalis agar mampu membaca situasi dan kondisi di lapangan demi menjaga keselamatan saat bertugas.

“Kita juga memberikan pesan kepada rekan-rekan wartawan agar saat meliput aksi demonstrasi harus pintar membaca situasi. Teman-teman jurnalis yang sudah lama bertugas di Papua pasti memahami kondisi mana yang aman untuk berbaur dan mana yang harus dihindari,” katanya.

Ia mengakui, dalam pelaksanaan tugas di lapangan terkadang masih ditemukan kekurangan maupun kurangnya kewaspadaan baik dari aparat maupun jurnalis. Oleh sebab itu, wartawan diminta menyesuaikan diri apabila situasi dinilai kurang kondusif.

Menurut Sebastian, Polri pada prinsipnya mendukung penuh kebebasan pers dan siap melindungi wartawan selama menjalankan tugas jurnalistik, selama tetap terjalin koordinasi yang baik di lapangan.

“Intinya Polri mendukung kebebasan pers dan melindungi rekan-rekan pers dalam melaksanakan tugas. Kita harus saling menghargai posisi tugas masing-masing, baik Polri dalam pengamanan maupun wartawan dalam mencari informasi untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Sebastian juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di media sosial. Ia meminta masyarakat melakukan pengecekan ulang atau recheck terhadap setiap informasi yang diterima sebelum mempercayai maupun membagikannya kepada orang lain.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....