Peringatan Hari Buku Nasional 17 Mei

  • 16 Mei 2025 09:08 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Di Indonesia, tanggal 17 Mei ditetapkan sebagai Hari Buku Nasional (Harbuknas). Dipilihnya tanggal tersebut, karena bertepatan dengan momen berdirinya Perpustakaan Nasional, yakni 17 Mei 1980.

Pencetusnya adalah Abdul Malik Fajar, yang menjabat sebagai menteri pendidikan di era kabinet gotong- royong, tahun 2001-2004. Harbuknas awalnya ditetapkan, untuk meningkatkan minat baca masyarakat dan menaikkan jumlah penjualan buku.

Dilansir dari kemdikbud.go.id, tahun 2022 Kemendikbudristek, melalui Badan Bahasa, menyediakan 15 juta buku bacaan bermutu untuk sekolah. Program disertai pelatihan dan pendampingan, untuk lebih dari 20 ribu PAUD dan SD di Indonesia.

Tahun 2024, Program Merdeka Belajar melaksanakan Program Pencetakan dan Pengiriman Buku Pengayaan Pendukung Gerakan Literasi Nusantara (GLN). Tujuannya, memperluas akses literasi dan dibagi menjadi lima paket berdasarkan wilayah provinsi di Indonesia.

Paket satu, mencakup Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Banten. Paket dua, meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

Paket tiga, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara. Paket empat, meliputi Sumatra Selatan, Maluku, Papua, Gorontalo, Lampung, Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Paket lima, yaitu Jawa Timur, Jambi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tenggara. Masing-masing sekolah, mendapatkan buku sebanyak 600 eksemplar, terdiri dari 200 judul masing-masing 3 eksemplar.

Momentum Harbuknas, pemerintah berharap agar minat baca masyarakat dapat ditingkatkan. Peningkatan literasi sangat penting, untuk meningkatkan kecerdasan intelektual dan memahami peran buku dalam kehidupan.

Selain itu, membaca buku juga memiliki manfaat, seperti menurunkan tingkat stres, melatih fokus dan perhatian. Selain itu, dapat pula mencegah depresi, meningkatkan kualitas tidur, dan bisa membuat umur lebih panjang. (Aldy Riandito).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....