Buyer’s Remorse Tinggalkan Dampak Psikologis dan Finansial Konsumen

  • 12 Nov 2025 19:43 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Melansir rocketmoney, fenomena buyer’s remorse atau penyesalan setelah membeli dapat menimbulkan dampak psikologis maupun finansial bagi konsumen. Kerugian finansial sering menyebabkan stres atau kecemasan, ketika pembeli berjuang menghadapi konsekuensi keputusan pembelian yang mereka buat sebelumnya.

Fenomena buyer’s remorse, semakin marak terjadi di kalangan konsumen Indonesia terutama pada era belanja online modern saat ini. Survei Asosiasi E-Commerce Indonesia, menunjukkan 67 persen konsumen pernah mengalami penyesalan belanja dengan kerugian besar sekali.

Buyer’s remorse, adalah perasaan menyesal cemas atau bersalah yang muncul setelah melakukan pembelian pada berbagai situasi tertentu. Fenomena ini umum terjadi terutama pada pembelian impulsif maupun barang berharga tinggi, yang dirasa sebenarnys tidak dibutuhkan.

Penyesalan pembeli, dipicu berbagai faktor termasuk tekanan marketing, pengaruh media sosial, serta promo diskon. Fenomena ini berdampak pada kondisi keuangan dan kesehatan mental konsumen, sehingga memengaruhi kualitas hidup.

Era digital dan media sosial kini mengubah cara konsumen berbelanja, yaitu melalui platform belanja. TikTok shop, Instagram shopping dan live streaming e-commerce, sering mendorong pembelian tanpa pertimbangan matang.

Media sosial memicu penyesalan pembeli melalui budaya pamer, yang menimbulkan perbandingan sosial. Konsumen akhirnya merasa perlu membeli barang tertentu, agar tidak ketinggalan tren.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....