Kuliner Kearifan Lokal Angkringan, Menyebar ke Penjuru Indonesia

  • 05 Mar 2024 06:27 WIB
  •  Jayapura

KBRN, Jayapura: Angkringan merupakan salah satu kearifan lokal sekaligus street food Indonesia yang legendaris. Awalnya, angkringan hanya ada di Kota Yogyakarta dan Kota Surakarta.

Seiring dengan berjalannya waktu, angkringan tidak lagi hanya dapat ditemui di Kota Yogyakarta dan Surakarta saja. Namun angkringan sudah menyebar ke penjuru Indonesia.

Salah satunya ada di Kota Jayapura yaitu Angkringan Kahuripan, tepat berada di pinggir Jalan Entrop Bucend 2, depan Mesjid Al - Askar. Angkringan ini mulai berjualan pada pukul 18.00 - 24.00 WIT dan libur pada hari Kamis dan Minggu.

Menu-menu yang disajikan sangat menggoda mata pengunjung, mulai dari aneka nasi seperti nasi jagung, nasi pecel, nasi gudeg, dan nasi bakar. Tersedia juga soto seger, berbagai macam gorengan, ada juga sate usus, sate telur, dan bakso bakar.

Untuk minumannya, ada teh dan kopi yang disajikan hangat ataupun dingin. Harganya juga terjangkau, dari Rp2.000 sampai dengan Rp35.000.

Menu angkringan kahuripan. (Foto: medsos angkringan kahuripan).

Widia, si penjual pada saat ditemui menuturkan, usaha angkringan ini ia jalankan karena kangen dengan suasana kampung halamannya. Dengan membuka usaha angkringan, setidaknya ia ingin mengajak perantau yang berasal dari Jawa agar bernostalgia dengan suasana angkringan.

"Saya berasal dari Solo, kalau pulang kampung pasti rindu dengan suasana angkringan. Jadi di tahun 2017, saya akhirnya membuka usaha ini. Tujuannya untuk mengajak para perantau dari Jawa yang rindu akan kampung halamannya di Solo dan Jogja agar bisa bernostalgia bersama," tuturnya, Senin (4/3/2024).

Akrabnya susana di angkringan membuat nama angkringan tak hanya merujuk tempat, tetapi ke suasana yang dihadirkan di angkringan itu sendiri. Mirna, salah seorang pengunjung dari Timika yang setiap datang ke Kota Jayapura selalu menyempatkan datang untuk makan di angkringan kahuripan ini mengatakan, ia suka dengan suasana angkringan dengan duduk santai bersama teman-teman di atas tikar, menikmati soto seger, nasi gudeg dan juga gorengan, seolah berasa lagi di alun-alun Yogyakarta.

"Saya dari Timika, setiap ada urusan kerja di Jayapura saya selalu menyempatkan datang, karena makanannya enak banget, nasi gudegnya, soto segernya, wuenak tenan. Ditambah dengan suasana angkringan ini, jadi ingat zaman kuliah dulu di Jogja," ujarnya.

Menu yang paling laris, soto seger. (Foto: Irma/Rri).

Angkringan pada umumnya menjajakan makanan dan minuman dengan harga cukup murah. Pelanggan angkringan juga bebas untuk duduk berjam-jam tanpa harus khawatir diusir oleh pemilik usaha angkringan.

Pelanggan angkringan kahuripan, ada yang sedang mengantri membeli untuk di bawa pulang dan ada yang sedang menikmati kuliner khas angkringan di tempat. (Foto: Irma/Rri).

Secara tidak langsung, ini merupakan keunggulan dari sebuah angkringan. Tidak hanya sebatas bisnis kuliner saja, namun sudah menjadi ruang publik dan tempat terjadinya interaksi sosial, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan kantor sampai dengan komunitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....