Sejarah Nasi: Dari Butir Liar Menjadi Menu Utama

  • 17 Mei 2026 14:47 WIB
  •  Jayapura

RRI.CO.ID, Jayapura –Nasi merupakan makanan pokok yang dikonsumsi jutaan masyarakat setiap hari di berbagai belahan dunia hingga sekarang. Komoditas pangan berharga tersebut, memiliki sejarah panjang yang berkembang selama ribuan tahun dalam peradaban manusia sejak dahulu.

Budi daya tanaman padi, pertama kali berkembang di lembah Sungai Yangtze yang subur di wilayah Tiongkok. Petani kuno menjinakkan spesies padi liar, hingga berubah menjadi tanaman pangan produktif bagi kebutuhan masyarakat luas saat itu.

Melansir PustakaJC, nasi mulai dikonsumsi masyarakat Tiongkok lalu menyebar menuju Asia Selatan dan Asia Tenggara. Penyebaran budi daya padi dilakukan ras Indica hingga mencapai Sri Lanka, Kepulauan Melayu, dan Cina bagian selatan.

Dalam perkembangannya, nasi bukan hanya menjadi makanan utama tetapi juga simbol sosial budaya masyarakat di berbagai negara dunia. Di Jepang, nasi bahkan pernah digunakan sebagai mata uang dengan satuan bernama koku pada masa lampau.

Arkeolog menemukan bukti, beras purba telah dikonsumsi masyarakat kawasan Asia sejak zaman neolitikum berlangsung ribuan tahun lalu. Melalui perdagangan maritim, tanaman padi kemudian menyebar luas menuju seluruh wilayah Asia Tenggara beriklim tropis subur alami.

Laporan resmi FAO, menyebut beras menjadi sumber kalori utama bagi lebih dari setengah populasi dunia saat ini. Sebagian besar masyarakat Asia, sangat bergantung pada beras untuk memenuhi kebutuhan energi harian dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelajah dunia membawa komoditas beras menuju Eropa dan Amerika, hingga menjadi bagian kuliner global yang terkenal luas. Kini, hampir seluruh masyarakat dunia bergantung pada pasokan beras, untuk memenuhi kebutuhan pangan setiap hari secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....